Gigitan Anjing Rabies Semakin Meluas, Enam Warga Batuagung Digigit Anjing Rabies

0
359

 

Balinetizen.com, Jembrana 

Kasus gigitan anjing rabies di Kabupaten Jembrana semakin meluas. Teranyar enam warga dalam satu keluarga di Banjar Sawe, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana digigit anjing rabies.

Dari enam orang yang digigit anjing rabies, tiga (3) orang diantaranya masih anak-anak yakni Kadek Satya S (3), Komang Wira (5) dan Kadek Kendra (6).

Kasus gigitan anjing rabies ini yang kedelapan di tahun 2021 yakni 6 kasus di Kecamatan Melaya, 1 kasus di Kecamatan Negara dan 1 kasus di Kecamatan Jembrana. Kasus gigitan anjing rabies pertama terjadi pada tanggal 18 Maret 2021 di Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya.

Kabid Keswan (Kesehatan Hewan) pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, drh I Wayan Widarsa, Rabu (2/6/2021) mengatakan korban gigitan dengan sampel otak anjing positif rabies sebanyak 6 orang. Mereka merupakan warga Banjar Sawe, Desa Batuagung.

Korban pertama yang digigit anjing menurutnya, warga bernama Ni Nyoman Nardi (55). Ia digigit anjing berusia sekitar 5 bulan pada tanggal 22 Mei 2021. Setelah menggigit, anjing sempat menghilang selama tiga hari dan tanggal 27 Mei kembali menggigit warga dan kemudian mati.

“Mengetahui ini kami kemudian melakukan pengambilan sampel dan dikirim tanggal 29 Mei ke lab. Hasil lab Balai Besar Veteriner Denpasar keluar tanggal 31 Mei dinyatakan positif rabies” jelasnya

Langkah selanjutnya pihaknya melakukan vaksinasi anjing dan eliminasi atau euthanasia terhadap anjing yang kontak dengan anjing rabies yang sebelumnya menggigit warga.

Ia menduga anjing yang menggigit warga sempat kontak dengan anjing liar lainnya karena anjingnya dilepasliarkan. “Untuk penanganan, warga sudah mendapatkan VAR yang pertama” ungkapnya. (Komang Tole)

Baca Juga :  Sejumlah Dusun Terpapar Hujan Kerikil Gunung Agung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here