Balinetizen.com, Denpasar
Bangunan bedeng sekaligus gudang rongsokan di Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Denpasar Barat, ludes dilalap si jago merah pada Senin (31/8/2026) malam. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WITA dan sempat menggegerkan warga sekitar.
​Berdasarkan keterangan saksi, Candra Setiawan (35), kobaran api pertama kali terlihat melahap area bedeng dari arah timur lokasi kejadian. Mengetahui orang tuanya tinggal di kawasan tersebut, Candra langsung mendatangi TKP yang saat itu sudah tertutup kobaran api hingga setengah bangunan.
​Beruntung, penghuni bedeng selamat dari maut karena sedang tidak berada di dalam rumah saat api membesar.
​”Saksi sempat mencari orang tuanya di dalam bedeng, namun tidak ditemukan. Setelah dihubungi via telepon, orang tua saksi menginformasikan sedang keluar rumah untuk membeli makanan,” terang Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, dalam keterangannya Selasa (1/9/2026).
​Saksi lainnya yang juga merupakan korban, Andre (25), mengaku baru saja pulang kerja dan mendapati tempat tinggalnya sudah hangus terbakar saat petugas pemadam tiba di lokasi.
​Proses pemadaman melibatkan armada gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar serta Kabupaten Badung. Luasnya area gudang dan banyaknya tumpukan barang rongsokan yang mudah terbakar sempat membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menyebar.
​Upaya penanganan di lokasi dipimpin langsung oleh Pamapta Polresta Denpasar bersama Kapolsek Denpasar Barat dan personel gabungan. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti memicu timbulnya api.
(Jurnalis: Tri Widiyanti)

