Instilling Batuan Hadir Angkat Tradisi Lukis Batuan ke Era Kontemporer di Kuta

0
62

 

 

Balinetizen.com, Badung

Discovery Kartika Plaza Hotel Bali kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian seni dan budaya lokal melalui penyelenggaraan pameran seni bertajuk “Instilling Batuan”.

Pameran yang resmi dibuka pada Jumat, 24 Juli 2026 ini menghadirkan karya dua seniman Bali, I Made Griyawan dan Wayan Adi Mataram, yang mengangkat kekayaan tradisi lukis Batuan dalam perspektif kontemporer.

Pameran ini menjadi ruang apresiasi bagi salah satu warisan seni paling khas di Bali, yakni gaya lukis Batuan, yang telah berkembang selama berabad-abad dan terus hidup melalui regenerasi para perupanya.

Tradisi seni Batuan sendiri memiliki sejarah panjang. Berdasarkan catatan dalam Lontar Batuan, keberadaan para seniman dan kreator telah tercatat sejak tahun 1022 Masehi (944 Saka). Sejak saat itu, seni lukis Batuan terus diwariskan dari generasi ke generasi dengan tetap mempertahankan identitas visualnya, meski masing-masing seniman menghadirkan interpretasi yang berbeda.

I Made Griyawan (lahir 1979) dan Wayan Adi Mataram (lahir 1970) memiliki keterkaitan artistik yang kuat. Keduanya mempelajari seni lukis Batuan di lingkungan yang sama dan mendapat pengaruh dari keluarga pelukis Batuan ternama, I Wayan Taweng. Kesamaan akar tersebut menjadi fondasi yang mempertemukan dua generasi dalam semangat melestarikan tradisi.

Judul “Instilling Batuan” menggambarkan proses pewarisan nilai dan pengetahuan seni, sekaligus cara masing-masing seniman menghidupkan kembali gaya Batuan melalui pendekatan yang personal.

Dalam pameran ini, I Made Griyawan menghadirkan karya dengan palet warna yang lebih kaya. Ia memadukan warna-warna cerah dengan garis hitam yang halus serta gradasi tonal lembut untuk menciptakan dimensi visual yang segar.

Sementara itu, Wayan Adi Mataram tetap mempertahankan karakter monokrom khas lukisan Batuan. Melalui komposisi hitam putih, ia menonjolkan harmoni, keseimbangan, dan kekuatan narasi yang menjadi ciri utama gaya tersebut.

Baca Juga :  Cegah Klaster Baru, Dewa Indra Instruksikan Pembentukan Satgas di Pasar Tradisional

Beragam karya berukuran intim yang dipamerkan mengajak pengunjung menyelami lanskap imajinatif, detail-detail rumit, hingga kisah-kisah spiritual yang memperlihatkan bagaimana tradisi mampu terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya.

“Lukisan Batuan adalah bagian dari kehidupan dan identitas saya. Tumbuh dalam keluarga pelukis mengajarkan saya bahwa tradisi bukan sekadar pengulangan, tetapi melanjutkan sebuah percakapan. Saya ingin menunjukkan bahwa seni Batuan tetap relevan melalui ekspresi baru tanpa melupakan akar budayanya,” ujar I Made Griyawan.

Hal senada disampaikan Wayan Adi Mataram. Menurutnya, gaya monokrom memberikan ruang untuk mengeksplorasi harmoni dan esensi dari setiap cerita yang dihadirkan dalam lukisan.

“Perjalanan saya bersama seni lukis Batuan dimulai sejak usia muda. Pameran ini merupakan bentuk penghormatan kepada para maestro yang telah membimbing saya sekaligus komitmen untuk menjaga semangat seni Batuan bagi generasi berikutnya,” katanya.

General Manager Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Luis Daniel Garcia, mengatakan pihaknya percaya bahwa industri hospitality tidak hanya menyediakan tempat menginap, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman budaya yang bermakna bagi setiap tamu.
“Kami sangat bangga menjadi tuan rumah pameran ‘Instilling Batuan’. Melalui kolaborasi ini kami ingin memberikan ruang bagi seniman lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Bali kepada wisatawan dan masyarakat luas,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung seni dan budaya Bali, Discovery Kartika Plaza Hotel Bali berharap pameran ini menjadi jembatan antara tradisi dan kreativitas masa kini, sekaligus memperlihatkan bahwa warisan budaya tetap mampu menginspirasi generasi baru.

Pameran “Instilling Batuan” terbuka bagi tamu hotel maupun masyarakat umum mulai 24 Juli hingga 24 September 2026, menawarkan kesempatan menikmati keindahan seni lukis Batuan dalam suasana tepi pantai yang nyaman dan inspiratif.

Baca Juga :  Tingkatkan Minat Baca, 6 SDN di Kuta Utara Digelontor Bantuan CSR Pertamina Retail

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here