Kasus Gigitan Bertambah, Dinas Pertanian Lakukan Vaksinasi Emergency Rabies

0
256
Balinetizen.com, Jembrana
Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Jembrana menerjunkan petugas dari Bidang Keswan-Kesmavet untuk melakukan vaksinasi darurat rabies, Rabu (4/6/2025). Kegiatan menyasar wilayah terjadinya kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Desa Sumbersari, Kecamatan Melaya. Upaya ini guna mencegah meluasnya kasus rabies.
Di desa ini, anjing liar tidak hanya menyerang delapan warga setempat, juga seekor kucing. Namun belakangan diketahui kasus gigitan bertambah satu orang dan bahkan anjing liar juga mengigit seekor anjing peliharaan warga.
Plt Kabid Keswan-Kesmavet pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana drh. Gede Adi Adnyana mengatakan vaksinasi emergency rabies dilakukan dari satu rumah ke rumah warga lainnya dengan menyisir HPR yang terindikasi kontak langsung dengan anjing liar yang mengigit warga beberapa hari lalu.
Dan setelah dilakukan penelusuran, sambungnya, kasus gigitan anjing liar bertambah satu orang sehingga total ada 9 orang yang diserang anjing liar itu. Selain kucing, anjing liar juga menyerang anjing peliharaan warga.
“Hari ini ada 51 ekor anjing dan 7 ekor kucing milik warga sudah divaksinasi rabies,” imbuhnya, Rabu (4/6/2025).
Menurutnya sampai bulan Mei 2025 ini total ada sebanyak 52 kasus gigitan anjing positif rabies. Dan kemungkinan akan bertambah karena pihaknya hari ini telah mengirim lima sampel orak anjing ke Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar untuk di uji laboratorium. “Kasus gigitan di Sumbersari hasilnya belum kita ketahui karena memang belum keluar,” pungkasnya. (Komang Tole)
Baca Juga :  Kunker, Ketua PW IWO Lampung Bersama LBH IWO Lampung Sambangi Lambar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here