Kasus PEN, Potensi Kerugian Negara Bertambah Dari Rp 625 Juta Menjadi Rp 789 Juta

0
412
Hasil penyidikan dan pengembangan yang dilakukan tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng.

Balinetizen.com, Buleleng-

 

Perkembangan terkini kasus dugaan korupsi dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pariwisata pemerintah pusat, ditemukan adanya tambahan kerugian negara dari Rp 625 juta menjadi Rp. 789 juta. Temuan ini, diperoleh dari hasil penyidikan dan pengembangan yang dilakukan tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng.

Kasi Intel yang juga Humas Kejari Buleleng, AA Ngurah Jayalantara,SH,MH menyebutkan penemuan bertambahnya potensi kerugian negara dari perhitungan tim penyidik.

“Dari Rp 625 juta menjadi sekitar Rp 789 juta. Dan ini masih terus dikalkulasikan,” jelasnya pada Selasa, (22/3/2021) siang.

Diungkapkan juga bahwa hingga saat ini, pihak penyidik Kejaksaan, telah menyita uang tunai yang diduga hasil penyimpangan dana hibah PEN Pariwisata sebesar Rp 602 juta.” ujar Agung Jayalantara.

“Masih ada beberapa dana yang masih belum dikembalikan, termasuk aliran dana yang diterima mantan Kepala Dispar, Sudama Diana sebesar Rp 50 juta.” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut diungkapkan sudah ada beberapa dokumen penting terkait hibah PEN yang disita penyidik.

“Masih ada yang belum mengembalikan, seperti salah satu travel di Buleleng. Mereka anggap keuntungan usaha, tapi bagi kami hal itu adalah mark-up,” ucap tegas Agung Jayalantara.

Menurutnya proses penanganan ke 8 orang tersangka yang mantan pejabat di lingkup Dinas Pariwisata Buleleng ini, masih dalam pemberkasan, lanjut resume, untuk segera dikirim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang memutuskan, apakah perkaranya dinyatakan lengkap atau belum. Jika belum, maka akan ada petunjuk-petunjuk yang mesti dilengkapi lagi.

“Tim penyidik terus bekerja secara maraton. Mengingat perkara PEN prioritas untuk diselesaikan.” tandasnya. GS

 

Editor : Mahatma Tantra

Baca Juga :  Ny Putri Koster Ajak Generasi Muda Asah Budi Pekerti Melalui Goresan Puisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here