Ketua Komisi III DPRD Badung Made Ponda Wirawan, ST Minta Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Badung Perbanyak Reservoar

0
153

Ketua Komisi III DPRD Badung Made Ponda Wirawan nomor 4 dari kanan 

 

Balinetizen.com, Badung

Ketua Komisi III DPRD Badung Made Ponda Wirawan, ST meminta Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Badung untuk memperbanyak reservoar atau bak penampungan air terutama di wilayah Badung Selatan. Hal itu diungkapkannya usai melakukan rapat kerja (raker) dengan Perumdam Tirta Mangutama, Senin (6/4/2026).

Selain Ponda Wirawan, raker juga dihadiri anggota Komisi III lainnya seperti Wayan Sandra, Made Retha, Made Sumerta, Gede Aryantha, Made Suryananda Pramana dan Gusti Ngurah Saskara. Dari Perumdam hadir Dirut Wayan Suyasa didampingi Dewas I Ketut Gede Sunarta dan sejumlah kepala bagian.

Untuk memperlancar pasokan air, ujar Made Ponda Wirawan, Perumdam memerlukan bak-bak penampungan atau reservoar. “Reservoar bisa dibangun di kawasan perumahan dengan memanfaatkan fasilitas umum (fasum) yang ada,” ungkap politisi PDI Perjuangan Dapil Abiansemal tersebut.

Selain itu, tegasnya, pembangunan reservoar bisa dilakukan bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Badung. “Perumdam Tirta Mangutama dapat membangun reservoar di perumahan-perumahan dengan pemanfaatan fasum yang telah diserahterimakan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Badung. Ini untuk menyediakan sekaligus meningkatkan jangkauan pelayanan dalam hal penyediaan air bersih,” tegasnya.

Ia menambahkan, ketersediaan air bersih kerap mengalami gangguan berupa pemadaman aliran kepada pelanggan saat musim kemarau maupun akibat keterbatasan pasokan air. Untuk itu, dia juga meminta Perumdam membangun embung di titik-titik banjir sebagai cadangan air. “Saat memasuki musim kemarau, embung tersebut dapat dimanfaatkan, sekaligus berfungsi mengurangi limpahan air hujan yang berpotensi menyebabkan banjir,” ujarnya.

Soal rencana pengolahan air laut melalui proses destilasi menjadi air tawar (air baku), lanjutnya, masih menunggu kelengkapan perizinan. Nantinya, pipa laut timur dan pipa laut barat akan disatukan guna memperluas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Badung.

Baca Juga :  27 Anggota Pramuka Buleleng Terima Lencana Kehormatan Di Puncak Peringatan Hari Pramuka

“Distribusi air, khususnya di wilayah Kuta Utara, Kuta hingga Kuta Selatan, tadi telah dipaparkan terkait permasalahan yang ada. Perumdam Badung sudah berupaya semaksimal mungkin,” kata Ponda Wirawan.

Ia menjelaskan, distribusi air telah dilakukan melalui jalur bawah laut atau di bawah jalan tol, dengan jumlah perizinan yang harus dipenuhi mencapai hampir 24 izin. Untuk itu, pihaknya berharap distribusi air dapat segera terkoneksi dengan jaringan pipa yang ada, sehingga mampu meningkatkan kenyamanan pelayanan, khususnya di wilayah Kuta Selatan.

“Karena kita memahami bahwa Perumdam Badung sudah berupaya maksimal, namun terdapat banyak regulasi dan administrasi yang harus dipenuhi agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” katanya.

Lebih lanjut, Ponda Wirawan menambahkan proses perizinan telah berjalan hampir satu tahun, dan saat ini masih menyisakan satu izin yang diharapkan dapat terealisasi pada 2026. “Dengan begitu, target Perumdam dan permasalahan air di Kuta Selatan, khususnya di daerah atas, dapat diselesaikan secara bertahap,” terangnya. (RED-BN)

kampungbet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here