Ombak Besar Kepung Pantai Padang Padang, Tim Gabungan Selamatkan Dua Turis Rusia dari Tebing Curam

0
41

Balinetizen.com, Badung

 

Dua warga negara asing (WNA) asal Rusia berhasil diselamatkan tim gabungan setelah terjebak di tebing curam kawasan Pantai Padang Padang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (30/5/2026) malam.

Kedua korban diketahui berinisial KK (23), laki-laki, dan AS (22), perempuan. Keduanya merupakan wisatawan asal Rusia yang sementara menginap di White Villa by Manukyan, Jalan Raya Uluwatu, Gang Bendesa 3, Ungasan, Kuta Selatan, Badung.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.05 Wita. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua wisatawan itu tiba di Pantai Padang Padang sekitar pukul 17.00 Wita dan langsung berenang di kawasan pantai.

Setelah sekitar 30 menit berenang, keduanya kemudian berjalan menyusuri bibir pantai untuk menikmati pemandangan matahari terbenam atau sunset. Namun, sekitar 35 menit kemudian, kondisi laut berubah dan ombak besar menghantam area tepian pantai sehingga membuat mereka terjebak.

Dalam upaya menyelamatkan diri dari terjangan ombak yang semakin besar, kedua korban berusaha memanjat tebing di sekitar Pantai Padang Padang. Namun, curamnya medan membuat mereka tidak mampu naik lebih tinggi dan akhirnya terjebak di tebing tersebut.

Korban AS kemudian menghubungi rekannya, Ruslan Gruzinslii (43), melalui aplikasi Telegram untuk meminta pertolongan. Setelah menerima pesan tersebut, Ruslan segera menghubungi Wedy Salmanto (49) yang selanjutnya meminta bantuan kepada Basarnas.

Menerima laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Personel Pos Nusa Dua dan Unit Gakkum Satpolairud Polresta Denpasar, Tim Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas), serta Linmas Desa Pecatu langsung bergerak menuju lokasi.

Sekitar pukul 21.50 Wita, tim penyelamat tiba di lokasi dan segera melakukan proses evakuasi. Kondisi medan yang terjal, curam, serta minim pencahayaan akibat malam hari menjadi tantangan tersendiri dalam operasi penyelamatan tersebut.

Baca Juga :  Kemenko Marves Koordinasi Percepatan Pembangunan PSEL Sarbagita

Meski demikian, tim gabungan berhasil mengevakuasi kedua wisatawan itu dalam keadaan selamat. Setelah proses evakuasi selesai, keduanya kemudian kembali ke tempat menginap mereka di kawasan Ungasan.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa setelah berhasil diselamatkan, kedua korban menolak untuk dibawa ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

“Korban AS tidak mengalami luka. Sementara korban KK mengalami luka lecet pada kedua lutut dan telapak tangan kiri. Namun keduanya merasa dalam kondisi sehat dan tidak mengalami cedera serius sehingga memilih kembali ke villa tempat mereka menginap,” jelasnya, Minggu (31/5).

Pihak kepolisian berencana melakukan koordinasi lanjutan dengan pihak penginapan untuk memperoleh informasi tambahan terkait keberadaan kedua wisatawan tersebut serta meminta keterangan lebih lanjut mengenai insiden yang mereka alami.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi wisatawan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di lokasi yang memiliki karakteristik tebing dan ombak besar seperti Pantai Padang Padang di kawasan Pecatu, Badung.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here