Balinetizen.com, Jembrana
Empat korban meninggal penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali sementara dititipkan di RSU Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.
Korban dari informasi ditemukan terdampar di pesisir Pantai Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali pada Kamis (3/7/2025) pagi.
Petugas gabungan langsung melakukan identifikasi terhadap tiga jenazah yang ditemukan berdekatan di pesisir pantai Pebuahan. Sementara itu, satu jenazah lainnya sudah terlebih dahulu dikirim ke RSU Negara.
Data dari RSU Negara, empat korban yang meninggal berasal dari Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Berikut nama-nama korban meninggal, yakni :
1. Nama : Anang Suryono (59) alamat jalan Serma ABD Rahman 35.
2. Nama Eko Sastrio (50) alamat Lingkungan Sukowidi.
3. Nama Elok Rumantini (33) alamat Lingkungan Sritanjung
4. Cahyani (45) alamat Dusun Krajan Kulon.
Sementara dalam proses evakuasi hingga pukul 9.00 WITA, total 28 orang berhasil ditemukan yakni 24 orang dalam keadaan selamat. Sementara 4 orang dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini korban selamat telah dievakuasi ke Polsek KP3 Gilimanuk.
Direktur RSU Negara, Ni Putu Eka Indrawati dikonfirmasi, Kamis (3/7/2025), membenarkan bahwa keempat jenazah telah dibawa ke RSU Negara.
“Ada empat jenazah yang dibawa ke RSU Negara dan dititipkan sementara di ruang jenazah RSU untuk dilakukan identifikasi oleh petugas kepolisian,” ungkapnya.
RSU Negara juga merawat dua korban selamat dari KMP Tunu Pratama Jaya yang mengalami keluhan kesehatan. “Dua orang selamat mendapat perawatan karena ada keluhan. Masih dalam penanganan, untuk identitas belum kami terima karena fokus pertolongan dulu,” jelas Indrawati.
Kapal tenggelam dalam pelayaran dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.
Kapal tenggelam di Selat Bali pada Kamis (3/7/2025) sekitar pukul 00.16 WITA. Dalam pelayaran itu, KMP Tunu Pratama Jaya dalam manifestnya tercatat mengangkut 53 penumpang dan 12 kru. Kapal ini juga membawa 22 kendaraan, termasuk 14 truk tronton.
Saat ini tim Gabungan SAR masih melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang dan ABK. (Komang Tole)

