Balinetizen.com, Jembrana
Dampak Kemarau panjang mulai dirasakan warga Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Puluhan KK (Kepala Keluarga) di lingkungan setempat mengalami kesulitan air bersih.
Krisis air bersih dipicu kemarau panjang membuat debit sumur milik warga dan sumber mata air berkurang. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga mengandalkan air bersih bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra dikonfirmasi Senin (27/7/2026) mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan menggunakan mobil tangki menindaklanjuti laporan warga.
Bantuan air bersih, sambungnya disalurkan dan ditampung ke dalam tandon bantuan BPBD dan beberapa bak penampungan air yang memang disediakan warga.
“Hari ini kita distribusikan 5000 liter air bersih untuk warga Lingkungan Dewasana, Pendem,” ujarnya.
BPBD Jembrana menerima laporan bahwa sebanyak 35 KK di Lingkungan Dewasana mengalami kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Ini yang kedua kalinya. Sabtu lalu kita juga sudah mendistribusikan air bersih sekaligus membawa bantuan tandon untuk menampung air bersih,” pungkasnya. (Komang Tole)

