foto :kolase lawyer dan lift kaca kelingking
Balinetizen.com, Denpasar
Selain untuk memajukan pariwisata dan ekonomi masyarakat Nusa Penida Klungkung, pembangunan lift kaca di Pantai Kelingking Nusa Penida Klungkung Bali juga bertujuan untuk lebih menjamin keselamatan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Kelingking Nusa Penida.
Hal ini disampaikan Gede Adi Putrawan SH. MH. selaku kuasa hukum investor lift kaca Kelingking Nusa Penida PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group di Denpasar Minggu 7 Desember 2025.
Gede Adi menjelaskan, ia telah bertemu langsung dengan investor dari China tersebut dan menerima penjelasan terkait proyek lift kaca di Pantai Kelingking Nusa Penida. Investor lift dari China ini tidak hanya ingin berinvestasi di Nusa Penida tapi juga mempunyai niat baik untuk meningkatkan kuslitas destinasi wisata di Nusa Penida.
“Dalam pertemuan itu klien kami menjelaskan secara lengkap terkait proyek lift kaca tersebut, mulai proses perizinan hingga pembangunannya. intinya mereka berinvestasi untuk lebih memajukan dunia pariwisata di Nusa Penida Klungkung dan Bali pada umumnya,” ujar Gede Adi.
Menurut Gede Adi, sebelum berinvestasi di Pantai Kelingking, pihak investor menerima banyak informasi terkait banyaknya kecelakaan yang menimpa wisatawan saat berwisata di Pantai Kelingking.
“Ada yang jatuh dari atas tebing, ada yang terseret arus hingga tewas, dan berbagai macam insiden lainnya yang tidak terdata. Saat pelaksanaan proyek, pihak pekerja lift juga sempat terlibat dalam upaya penyelamatan para wisatawan yang mengalami kecelakaan dengan menggunakan alat di proyek untuk mengevakuasi korban dari pantai si bawah menuju atas tebing. Selama ini ada yang tidak bisa diselamatkan jiwanya karena proses evakuasi yang sangat sulit dari bawah tebing menuju atas tebing karena medan yang terjal dan sulit,”ujar Gede Adi.
Banyaknya kecelakaan yang terjadi di Pantai Kelingking, kata Adi, menyebabkan citra objek wisata tersebut dan juga Bali menjadi kurang baik di mata internasional. Karena kasus kecelakaan di Kelingking sering beredar juga di media sosial, objek wisata kelingking identik dengan tempat wisata yang tidak aman dan berbahaya. Nah, kami dari pihak investor ingin memperbaiki itu semua dengan kehadiran lift kaca, agar keamanan dan kenyamanan wisatawan di pantai Kelingking semakin terjamin,” tegas Gede Adi.
Tak hanya untuk meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan di Kelingking, pihak investor dari China juga mempunyai niat baik untuk menata kawasan pantai Kelingking agar menjadi lbih baik.
” Selain membangun lift kaca untuk memudahkan wisatawan menikmati keindahan panorama Pantai Kelingking, investor juga akan menata kawasan tersebut menjadi lebih baik dengan standar internasional. Harapannya nanti semua wisatawan bisa menikmati keindahan pantai Kelingking, mulai wisatawan yang masih balita, wisatawan lanjut usia, hingga penyandang disabilitas bisa turun hingga ke pantai dengan menggunakan lift kaca tersebut. Investor juga akan memperbaiki semua fasilitas yang ada termasuk dengan menyediakan klinik di objek wisata tersebut,” ujar Gede Adi.
objek wisata Lift kaca Kelingking juga akan dipromosikan di salah satu jaringan promosi wisata kelas dunia Disney, sehingga akan semakin dikenal dan semakin banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.
Selaku kuasa hukum investor, Gede Adi menyatakan akan mencari solusi terkait persoalan ini.
“Kami selaku kuasa hukum tentu menghormati kebijakan dari bapak Gubernur Bali ataupun bapak Bupati Klungkung. Namun karena investasi sudah berjalan dan niatnya baik untuk kemakmuran masyarakan Klungkung dan memajukan wisata Bali, kami akan berusaha mencari “win win solution” yang saling menguntungkan agar semua pihak tidak dirugikan, yang kurang kita perbaiki atau kita benahi bersama agar semua berjalan dengan baik demi tujuan yang baik juga,”pungkas Gede Adi. (BN/rls)

