Balinetizen.com, Denpasar
Dalam semangat mendukung The 2030 Agenda for Sustainable Development Goals (SDGs), tim dosen dan mahasiswa lintas disiplin dari Universitas Warmadewa Bali melaksanakan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bertajuk “Transformasi Pendidikan Berkualitas: Kolaborasi PKM Kesehatan dan Ekonomi di Bali dalam Mendukung Sustainable Development Goals.”
Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Kediri, Tabanan, ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah dalam mengembangkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Program ini dirancang untuk mendukung prinsip universal dan inklusif dari SDGs dengan semangat “No One Left Behind”, serta berkontribusi pada SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas para dosen lintas bidang ilmu, yakni Dr. dr. Putu Nita Cahyawati, M.Sc, Dr. Ni Luh Anik Puspa Ningsih, SE., MM, dan dr. Gde Candra Yogiswara, Sp.An-TI, dengan dukungan mahasiswa aktif Ni Made Anggun Tarisa Putri, Ni Putu Ayu Dian Maharani, Putu Nadya Asti Utari, I Gusti Ngurah Rahindra Wardana, Komang Dinda Bagus Putra Suryawan, dan Marvel Alden Muljosaputro.
Melalui kegiatan ini, tim PKM memberikan pelatihan kepada guru dan siswa sebagai kader Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Peserta dilatih untuk memahami dapat memberikan penanganan terhatap masalah kesehatan dan screening kesehatan untuk kasus-kasus kesehatan yang terjadi di sekolah. Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan kesehatan (screening) bagi seluruh guru dan pegawai yang meliputi pengukuran tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, dan asam urat.
Tak hanya fokus pada kesehatan, kegiatan ini juga memperkuat literasi keuangan dan kewirausahaan melalui pelatihan bertema “Entrepreneurship dan Investasi Aman”. Pelatihan ini membekali guru dan siswa dengan pengetahuan dasar pengelolaan keuangan pribadi dan investasi yang bijak agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, tim PKM turut menyerahkan alat kesehatan (alkes) dan bahan habis pakai (BHP) untuk membantu optimalisasi fungsi UKS di SMA Negeri 1 Kediri. Kegiatan ini terlaksana atas dukungan pendanaan melalui Hibah PKM Tahun 2025, Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Hibah alat dan bahan ini diharapkan dapat memperkuat kegiatan promotif dan preventif kesehatan di sekolah. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara bidang kesehatan dan ekonomi dapat mendorong transformasi pendidikan yang berkelanjutan. Sinergi dosen dan mahasiswa lintas disiplin tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat pendidikan di tingkat lokal. Kegiatan serupa diharapkan dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai bentuk penerapan Tri Darma Perguruan Tinggi kepada masyarakat. (BN/rls)

