Modus Koper Baju Wanita, WN Kazakhstan Selundupkan Hasish 1,079 Gram ke Bali

0
34

 

 

​Balinetizen.com, Denpasar

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berkolaborasi dengan Bea Cukai Ngurah Rai sukses menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis hasish jaringan internasional Kazakhstan-Bali. Seorang wanita warga negara asing (WNA) asal Kazakhstan berinisial VM (25) ditangkap saat tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

​Penggagalan tersebut bermula saat petugas mencurigai gerak-gerik VM yang menumpangi pesawat rute Bangkok menuju Denpasar. Saat dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap barang bawaan, petugas menemukan satu kemasan jar plastik warna hitam tersimpan di dalam koper yang disamarkan bersama pakaian serta aksesoris wanita.

​Di dalam wadah tersebut, terdapat gel yang terkonfirmasi sebagai narkotika Golongan I jenis Hasish dengan berat mencapai 1.079 gram bruto (1,07 kg).

​Berdasarkan hasil penelusuran alat komunikasi dan pengakuan tersangka, VM mengaku bergerak di bawah kendali seorang wanita asal Kazakhstan. Pengendali tersebut memerintahkan VM membawa koper berisi hasish ke Bali untuk diserahkan kepada seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

​Menanggapi temuan ini, Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol. Dr. Putu Putera Sadana, S.I.K., M.Hum., M.M., langsung menginstruksikan Tim Pemberantasan untuk melakukan pengembangan melalui skema kontrol komunikasi.

​Namun, hasil profiling data perlintasan Imigrasi menunjukkan bahwa figur pengendali yang diklaim tersangka berada di Bali ternyata telah keluar dari wilayah Indonesia sejak tahun 2020.

​Brigjen Pol. Putu Putera Sadana menegaskan bahwa peredaran narkotika jenis hasish terbilang cukup marak di ranah jaringan WNA yang beroperasi di Bali.

​”Saat ini tersangka VM beserta barang bukti 1.079 gram bruto hasish telah diamankan di Kantor BNNP Bali untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kepala BNNP Bali dalam keterangan resminya di Denpasar, Rabu (11/8).

Baca Juga :  Rp150 Ribu untuk Kelestarian Pariwisata: Pandangan ASITA Bali

​Penyidikan mendalam terus dilakukan guna membongkar rantai distribusi dan mengidentifikasi penerima barang haram tersebut di Bali.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here