Pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi Mengalami Kendala Pendanaan

0
226

 

Balinetizen.com, Badung 

 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Indonesia, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi mengalami kendala dalam hal pendanaan.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan jalan tol, saat ini tengah berupaya menyelesaikan masalah ini.

“Kami telah melakukan tender, namun upaya sebelumnya untuk mendapatkan pendanaan tidak berhasil. Oleh karena itu, kami membatalkan tender tersebut dan berharap pada bulan November ini kami dapat melanjutkan proses tender,” ungkap Basuki, dalam pertemuan World Water Forum ke-10 di Badung, Bali, hari Kamis (12/10/2023).

Hingga saat ini, proyek ini belum mendapatkan investor karena belum melewati tahap tender. Basuki menjelaskan bahwa tender yang akan dilakukan bukanlah tender kontraktor, melainkan tender untuk mencari investor yang akan mendukung proyek ini.

Sebelumnya, Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Triono Junoasmono, mengatakan meskipun proyek ini mengalami keterlambatan pada tahun 2022, pihaknya tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi. Pelelangan untuk pengadaan pembangunan jalan tol ini yang direncanakan akan dilakukan pada bulan November 2023.

Proyek tol Gilimanuk-Mengwi ini dianggarkan sekitar Rp7-8 triliun dan diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi konektivitas transportasi di wilayah tersebut. Informasi resmi terkait investor dan kontraktor proyek ini dijadwalkan akan diumumkan pada bulan November ini. (Tri Prasetiyo)

Baca Juga :  Desa Tembok Canangkan Big Data

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here