
Balinetizen.com, Jembrana-
Pemkab Jembrana mempersiapkan sejumlah puskesmas untuk merawat warga terkonfirmasi Covid-19.
“Ada enam puskesmas yang kita persiapkan, tapi baru empat yang sudah siap” terang Sekda Jembrana, I Made Sudiada seusai rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana, Selasa (6/10).
Empat puskesmas yang sudah siap menurutnya, Puskesmas I Pekutatan di Desa Pekutatan, Puskesmas I Mendoyo di Desa Pergung, Puskesmas II Negara di Desa Pengambengan dan Puskesmas II Melaya di Kelurahan Gilimanuk.
“Mulai besok sudah bisa dipakai. Dari empat puskesmas itu total ada 40 bed” ujarnya.
Pasien Covid yang akan dirawat di puskesmas merupakan pasien terkonfirmasi positif namun tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Sedangkan bagi pasien non covid, namun harus menjalani rawat inap akan dirujuk ke RSU Negara.
Digunakannya puskesmas sebagai rawat inap bagi pasien Covid, bukan karena ruang isolasi di RSU Negara overload atau penuh. Namun sifatnya sementara atau sebagai cadangan bilamana 42 bed yang ada di RSU Negara penuh.
“Untuk antisipasi saja kalau RSU Negara nantinya penuh. Ini akan kita buatkan regulasinya” jelasnya.
Aturan pusat sambungnya, memang membolehkan pasien untuk menjalani perawatan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Namun untuk lebih mengefektifkan perawatan akan lebih baik di rawat di puskesmas sesuai kebijakan Pemprov Bali. (Komang Tole)
Editor : SUT
