
Balinetizen.com, Karangasem-
Jalur sekala dan niskala bakal ditempuh pemerintah Kabupaten Karangasem dalam melakukan upaya penanganan terhadap penyebaran Covid -19.
Upaya secara sekala dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan sosialisasi akan terus digencarkan, yang diimbangi dengan upaya secara niskala dengan cara menggelar suatu ritual seperti yang dilaksanakan pada saat erupsi Gunung Agung.
“Kita kan gelar upacara nanti sesui dengan petunjuk dari Sulinggih,” terang Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri dihadapan sejumlah awak media usai menggelar rapat bersama Forkopimda di Kantor Bupati Karangasem, Senin (16/03/2020).
Disana, Bupati Mas Sumatri juga memgatakan untuk kegiatan belajar mengajar disekolah yang ada di Kabupaten Karangasem resmi ditiadakan terhitung mulai hari ini hingga tanggal 30 Maret 2020 mendatang.
“Ingat ini bukan libur, tetapi belajar dirumah,” tegas Mas Sumatri.
Selain itu, upaya lainnya juga dilakukan oleh Pemda untuk mengantisipasi penyebaran Covid – 19. Salah satunya adalah menbentuk satgas kabupaten diaman nantinya segala bentuk perkembangan dan situasi akan dinformasikan dan dipublikasikan melalui satgas yang akan dibentuk ini.
Hari ini pula, Sekda Kabupaten Karangasem akan langsung menggelar rapat dengan seluruh kepala OPD untuk membuat surat edaran kepada seluruh OPD, Kecamatan, Desa dan juga Bendeaa Adat dengan harapan bisa bersama mengantisipasi dan mengkomunikasikan secara pararel agar tidak terjadi mis komunikasi.
Hanya saja, Mas Sumatri mengungkapkan, keterbatasan anggran menjadi satu kendala dalam upaya penanganan Covid – 19 ini, “kita tidak ada anggran ini akan dikaji mudah mudahan kondisi ini tidak menjadi kendala dalam penangana Covid – 19,” tandasnya.
Meski demikian, Mas Sumatri menghimbu kepada semua pihak agar jangan panik dan tetap tenang serta tidak membuat dan atau menyebarkan informasi yang tidak akurat atau tidak berasal dari sumber resmi serta senantiasa melaksanakan prilaku hidup sehat.
Editor : SUT
