Polres Jembrana Gelar Rapat Koordinasi Pengamanan Nataru

0
394
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Lilin Agung 2021 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru dengan instansi terkait di Aula Polres Jembrana, Senin (20/12/2021).

 

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Polres Jembrana mulai hari ini membangun Pos Pengamanan (Pos Pam) di sejumlah Gereja di Kabupaten Jembrana. Dan dua Pos Pelayanan di Pelabuhan Gilimanuk.

Hal ini disampaikan Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Lilin Agung 2021 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru dengan instansi terkait di Aula Polres Jembrana, Senin (20/12/2021).

Hadir saat Rakor tersebut Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna dan jajaran Forkopimda Jembrana serta pengurus Gereja se-Jembrana.

Dari 29 Gereja tersebar di seluruh Jembrana, sebanyak 22 Gereja yang melaksanakan kegiatan. Dan untuk pengamanan dilakukan Polri bersama TNI berkolaborasi dengan instansi terkait termasuk dari Remaja Gereja.

Menurutnya sebanyak 141 personil dilibatkan dalam Operasi Lilin Agung 2021, dimana gelar pasukan pengamanan Nataru akan dilaksanakan, Kamis (23)12/2021). “Kita allround. Personil yang lain juga melakukan pengamanan, baik terbuka maupun tertutup. Dan juga menggiatkan patroli” jelasnya.

Selain melakukan pengamanan sambungnya, pihaknya juga fokus dalam hal protokol kesehatan (Prokes) yakni berkoordinasi dengan dinas terkait, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Serta mengaktifkan kembali Satgas Covid-19 yng ada di desa dan kelurahan sebagai antisipasi sehingga penularan Covid-19 bisa dicegah.

“Selalu kami sampaikan dan kami himbau agar tetap mengutamakan Prokes. Yang terpenting adalah sinergis kita bersama, sehingga Nataru bisa berjalan lancar dan aman” ungkapnya.

Kapolres juga menghimbau agar masyarakat berhati-hati dan waspada akan kemungkinan bencana alam mengingat belakangan cuaca tidak menentu. Penggunaan atribut keagamaan juga akan antisipasi, termasuk melarang petasan, kembang api sesuai SE Gubernur Bali dan tidak ada perayaan tahun baru sesuai Inmendagri.

Baca Juga :  Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Gencar Gelar Bazar Pangan dan Serahkan 200 Bibit Cabai

Disinggung terkait pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) disebutnya wajib vaksin 2 kali. Dan apabila belum vaksin dihimbau untuk tidak melakukan perjalanan jarak jauh.

“Mari kita semua berkomitmen untuk berperan aktif dalam pengamanan Operasi Lilin Agung 2021 demi Kabupaten Jembrana yang sehat dan kondusif. Sehingga Jembrana dapat dijadikan contoh bagi daerah lain” pungkasnya.

 

Pewarta : Komang Darmadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here