Balinetizen.com, Buleleng
Patut diapresiasi gebrakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng melalui program Bumbung Kemanusiaan Pramuka Peduli yang diembannya selama ini, yakni untuk menggalang dukungan dana pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) yang masih tercecer di Kabupaten Buleleng.
Dimana serangkaian HUT Pramuka ke 64 Tahun 2025 dengan program RLH tersebut, Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng kembali hadir ditengah masyarakat yang kurang beruntung di dua lokasi secara simbolis peletakkan batu pertama oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng yang juga Ketua Kwarcab Buleleng, Drs. Gede Suyasa,M.Pd pada Minggu, (3/8/2025).
Ketua Kwarcab Prmuka Buleleng, Gede Suyasa mengatakan program ini agar dilaksanakan secara berturut-turut setiap tahunnya untuk membantu masyarakat. Utamanya pemerintah dalam mendukung pembangunan rumah layak huni terhadap masyarakat miskin ektrem yang masih tercecer.
“Kami secara simbolis melakukan peletakan batu pertama di 2 tempat yakni di Lingkungan Bantang Banua, Kelurahan Sukasada dan Banjar Dinas Tegal, Desa Sangsit dan berharap agar program RLH dapat terus dilakukan. Astungkara semua masyarakat yang kurang beruntung dapat tersentuh dan kemiskinan ekstrem khususnya di Kabupaten Buleleng dapat dituntaskan,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu penerima yang berasal dari Banjar Dinas Tegal, Desa Sangsit, Kadek Agus Mertayasa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan Pramuka Buleleng yang sudah membantu keluarganya dalam pembangunan rumahnya.
“Kami dan keluarga ucapkan terima kasih kepada seluruhnya yang sudah memberikan bantuan rumah yang layak huni. Semoga kedepannya bantuan ini dapat terbantu bagi kami,” tutupnya.
Program Bumbung Kemanusiaan itu sendiri merupakan salah satu inovasi Pramuka Buleleng dalam bidang sosial kemasyarakatan untuk menunjukkan rasa kepedulian dan kebersamaan. GS

