Presslist ke-15: Ketika Jurnalistik, Riset, dan Film Menyuarakan Keadilan

0
275

Balinetizen.com, Denpasar 

Madyapadma Journalistic Park SMA Negeri 3 Denpasar kembali menghadirkan Apresiasi Sineas dan Jurnalist (Presslist) ke-15 Tahun 2025. Ajang tahunan ini menjadi ruang ekspresi, apresiasi, dan pembelajaran bagi pelajar serta mahasiswa yang bergerak di bidang jurnalistik, riset, dan perfilman.

Tahun ini, Presslist mengusung tema “Memanusiakan Keindonesiaan, Menumbuhkan Kesadaran Berkeadilan”, sebuah refleksi atas kondisi sosial yang dihadapi Indonesia dan dunia saat ini. Tema tersebut menekankan pentingnya nilai kemanusiaan, kepedulian, serta keadilan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pemimpin Umum Madyapadma Journalistic Park, Ida Bagus Putra Banu Diwangkara (17), menegaskan bahwa tema Presslist ke-15 lahir dari kegelisahan terhadap berbagai persoalan sosial yang muncul akibat diabaikannya nilai keadilan.

“Banyak persoalan terjadi karena keadilan disepelekan. Jika keadilan ditegakkan, maka berbagai hal dapat berjalan lebih baik,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Hal senada disampaikan Koordinator Steering Committee, Ni Kadek Dewi Citra Lestari (17). Ia menjelaskan bahwa makna tema berangkat dari kesadaran kecil di lingkungan Madyapadma yang kemudian diperluas hingga masyarakat dan Indonesia secara luas.
“Kami ingin menyadarkan sesama bahwa kita harus lebih memanusiakan manusia, dimulai dari lingkup kecil lalu meluas ke masyarakat,” tuturnya.

Presslist ke-15 tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga ruang pembelajaran yang berupaya menumbuhkan kesadaran berkeadilan. Di tengah maraknya konflik, bencana, dan ketimpangan sosial, sikap apatis dinilai menjadi akar berbagai persoalan kemanusiaan. Melalui Presslist, Madyapadma berupaya menghadirkan ruang refleksi sekaligus aksi.

Salah satu agenda utama Presslist adalah peluncuran buku karya anggota dan alumni Madyapadma Journalistic Park. Kegiatan ini telah menjadi tradisi sejak Presslist pertama tahun 2010. Hingga kini, sekitar 85 judul buku telah diterbitkan, mencakup buku populer, ilmiah, fiksi, fotografi, hingga karikatur.

Baca Juga :  Walikota Jaya Negara Hadiri Karya Mamungkah di Pemerajan Agung Sakti, Desa Adat Padangsambian

Pada Presslist ke-15, Madyapadma kembali menerbitkan 21 judul buku, terdiri atas 11 buku populer, 1 buku fiksi/sastra, 8 buku ilmiah, dan 1 buku kumpulan fotografi.

Ketua Seksi Penerbitan dan Peluncuran Buku, KM. Tri Sinta Dhyana Kuntari (16), menyebut bahwa membukukan karya penulis muda merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas proses kreatif mereka.
Salah satu buku yang paling menonjol adalah Orang Pinggiran, yang mengangkat kisah kelompok masyarakat yang kerap terabaikan. Buku ini menjadi simbol nilai kemanusiaan dan keadilan yang diusung Presslist 15.
“Buku ini menjadi wadah untuk menyuarakan kehidupan orang-orang pinggiran,” ujar Banu.

Ketua Panitia Pelaksana, Putu Dhanalakshmi Indira Putri (17), menambahkan bahwa buku Orang Pinggiran diharapkan mampu membuka kesadaran pembaca terhadap ketidakadilan yang masih terjadi di sekitar mereka.

Selain peluncuran, sejumlah buku terpilih akan dibedah dalam kegiatan Bedah Buku, sebagai ruang dialog antara penulis dan pembaca.

Keunggulan Madyapadma juga terletak pada bidang penelitian. Dalam Presslist 15, Madyapadma meluncurkan lima pusat studi, di antaranya Pusat Studi Rompi Anti Peluru berbahan serat alami, Pusat Studi Bioavtur, Pusat Studi Kamboja, Pusat Studi Sains Dasar Berbasis Kearifan Lokal Bali, serta Pusat Studi Biomaterial Maju.

Koordinator Bidang Pameran Karya Ilmiah, Ida Bagus Putra Arka Diwangkara (17), menegaskan bahwa penelitian ini diarahkan agar tidak berhenti pada lomba, tetapi berkelanjutan dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Pada acara puncak Presslist 15, karya-karya riset tersebut dipamerkan dalam bentuk prototipe, poster ilmiah, buku, infografis, serta pameran 67 Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) yang telah dimiliki Madyapadma.

Presslist 15 juga menghadirkan berbagai lomba jurnalistik, mulai dari lomba mading SMP se-Bali, lomba majalah sekolah tingkat nasional, lomba foto jurnalistik SMA dan mahasiswa se-Bali, hingga lomba reportase SMP se-Bali.

Baca Juga :  Pj Gubernur Ungkap Terobosan Polisi Pariwisata dan Polprades di Bali dalam Rakornas HUT Satpol PP ke 74

Di bidang audiovisual, Madyapadma menyelenggarakan Pelatihan Film Dokumenter pada 15–16 Desember 2025 yang diikuti 17 peserta. Pelatihan ini membekali peserta dengan kemampuan riset, penulisan skrip, sinematografi, penyutradaraan, hingga editing.

Rangkaian perfilman dilanjutkan melalui Bioskop Madyapadma Trisma (Bisma) pada 17 Desember 2025, yang memutar film karya anggota Madyapadma serta pemenang Youth Sineas Award (YSA) 8, 9, dan 10. Film-film yang ditayangkan mayoritas mengangkat isu ketidakadilan dan kelompok masyarakat yang terpinggirkan.

Nilai kepedulian diwujudkan melalui program Madyapadma Berbagi, yang telah berjalan sejak 2020. Program ini menyasar masyarakat sekitar Denpasar serta keluarga besar SMAN 3 Denpasar yang membutuhkan, dengan tujuan menumbuhkan empati dan kepekaan sosial melalui aksi nyata.
Menutup rangkaian Presslist ke-15, Banu berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda.

“Presslist bukan sekadar ajang lomba atau apresiasi, tetapi ruang belajar yang mempertemukan kreativitas dan kesadaran sosial,” pungkasnya.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here