Sekolah Bali Dharma Science and Spirituality Denpasar Hadirkan Pendidikan Inklusif dari TK hingga SMA

0
198

Balinetizen.com, Denpasar –

 

tengah hiruk pikuk Kota Denpasar, terdapat lembaga pendidikan yang menekankan keseimbangan antara akademik dan pembentukan karakter spiritual bagi para siswanya. Sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bali Dharma Science and Spirituality ini berlokasi di Jalan Tukad Yeh Aya Nomor 108, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan.

Sekolah tersebut memiliki empat jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA, dan telah berdiri sejak tahun 2007.

Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Bali Dharma Science and Spirituality, I Made Dedi Raharja, S.Pd, menjelaskan bahwa sekolah ini berupaya memberikan layanan pendidikan terbaik dengan menekankan nilai akademik sekaligus spiritualitas yang bersifat universal.

“Dari sisi kependidikan, kami memandang sangat penting bagaimana generasi muda mendapatkan layanan pendidikan terbaik. Kurikulum kami tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menitikberatkan pada nilai-nilai spiritualitas yang bersifat universal dan bisa diterapkan serta diterima oleh banyak pihak. Jadi kami tidak bersifat eksklusif, tetapi inklusif,” ungkapnya di Denpasar, belum lama ini.

Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Sekolah Ni Putu Sukanasih, S.Psi serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Isdhewani Anressyangsia, A.Md.

Menurut Dedi Raharja, konsep pendidikan yang diterapkan di sekolah tersebut mengusung pendekatan holistic education experience, yakni menjadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa, seperti konsep pendidikan yang dicita-citakan oleh tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara.

“Sekolah itu ibarat taman, tempat yang indah di mana satu keluarga besar saling mengasihi dan menyayangi. Kami berupaya agar konsep itu tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam praktik sehari-hari, mulai dari siswa datang ke sekolah hingga kembali ke rumah,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Bangli Membuka Bimbingan Teknis Inovasi Daerah Bangli Tahun 2023

Dengan konsep tersebut, sekolah berharap dapat melahirkan siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan nilai spiritual yang akan menjadi pondasi sepanjang hidup mereka.

Selain itu, sekolah juga membuka kesempatan luas bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan, termasuk melalui program beasiswa dan program pendidikan inklusi.

Dedi Raharja menambahkan bahwa sekolah menerima anak berkebutuhan khusus melalui sistem pendidikan inklusi.

“Selain program beasiswa, kami juga membuka program inklusi bagi anak berkebutuhan khusus. Ada proses pembelajaran khusus yang didampingi tutor pendamping. Biasanya satu tutor mendampingi maksimal dua anak, dan jika kondisi anak sudah memungkinkan, mereka akan dimasukkan ke kelas reguler,” ujarnya.

Program tersebut juga didukung oleh tenaga psikolog profesional yang membantu mendampingi proses pembelajaran siswa berkebutuhan khusus.

Saat ini, Yayasan Pendidikan Bali Dharma Science and Spirituality memiliki sekitar 45 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, dengan jumlah siswa mencapai 325 orang dari seluruh jenjang pendidikan.

Sebagian besar siswa berada pada jenjang TK dan SD, sementara pada tingkat SMP dan SMA tersedia program subsidi pendidikan dengan kisaran sekitar 30 persen dari total siswa.

Meski demikian, pihak yayasan mengakui masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pendanaan operasional sekolah.

“Setiap ide dan rencana pendidikan tentu membutuhkan pendanaan. Karena itu kami mengetuk hati para donatur yang memiliki rezeki lebih untuk menjadi orang tua asuh bagi siswa yang membutuhkan,” kata Dedi Raharja.

Menurutnya, hingga saat ini program orang tua asuh sudah berjalan, namun belum merata sehingga pihak sekolah masih terus berupaya mencari dukungan melalui donasi yang tidak mengikat.

Ke depan, pihak yayasan juga berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan media, untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Ketua Komisi 2 Serahkan Jaring dan Kupon BBM Bersubsidi Bantuan Anggota DPR RI

“Kami terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai stakeholder. Bahkan jika ada siswa yang membutuhkan bantuan pendidikan, kami siap membantu. Kami berharap rekan-rekan media juga dapat menyampaikan informasi ini kepada masyarakat,” pungkasnya.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here