TPA Suwung Overload, Puluhan Truk Sampah Antre Panjang di Jalan Raya Serangan

0
362

 

Balinetizen.com, Denpasar

Antrean truk pengangkut sampah mengular sepanjang kurang lebih 2 kilometer di Jalan Raya Serangan, Denpasar Selatan, pada Minggu (11/1/2026) siang. Kondisi ini terjadi akibat padatnya truk yang hendak membuang sampah di TPA Suwung.

Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan truk pengangkut sampah berjejer mulai dari pintu masuk Jalan Serangan hingga kembali mengarah menuju gerbang masuk TPA.

Para sopir tampak menunggu giliran berjam-jam, bahkan ada yang mengaku sudah berada di lokasi selama dua hari.

Salah seorang sopir truk sampah yang ditemui di lokasi, Doni (bukan nama sebenarnya), menyebut dirinya dan rekan-rekan sopir lainnya sudah menunggu lama untuk bisa masuk ke area pembuangan sampah.

“Sudah 2 hari kita di sini, ya mau gimana lagi,” keluh Doni, Minggu (11/1/2026).

Truk-truk yang mengantre tersebut membawa berbagai jenis sampah, baik organik maupun non organik, yang berasal dari beberapa wilayah di Kota Denpasar dan Badung.

Situasi antrean panjang ini tidak terlepas dari kondisi TPA Suwung yang selama ini sudah dinyatakan mengalami overload atau kelebihan kapasitas. Selain itu, sistem pembuangan sampah di TPA tersebut masih menggunakan metode open dumping (pembuangan terbuka) yang dinilai tidak ramah lingkungan.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup melalui Pemerintah Provinsi Bali telah memastikan rencana penutupan TPA Suwung karena kondisi tempat pembuangan tersebut sudah tidak ideal lagi.

Penutupan TPA Suwung juga ditengarai berkaitan dengan keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Gunungan sampah di TPA Suwung menyebabkan aroma tak sedap yang kerap menyebar hingga mengganggu kawasan sekitar.

Diketahui, kawasan tersebut direncanakan menjadi lokasi strategis dengan pengembangan pusat kegiatan seperti: pusat studi, pusat belanja, hingga pelabuhan marina internasional.

Baca Juga :  Jenis-jenis Alat Kontrasepsi dari Hormonal Hingga Spiral,Oleh Maria Cicilia

Pemprov Bali disebut berencana melakukan penutupan total akses menuju TPA Suwung pada akhir Februari 2026. Rencana ini menimbulkan kekhawatiran baru terkait pengelolaan sampah, terutama bagi wilayah Denpasar dan sekitarnya.

Dengan antrean panjang yang sudah terjadi sejak sekarang, kondisi ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa persoalan sampah di Bali, khususnya Denpasar, membutuhkan solusi cepat dan sistem pembuangan yang lebih modern.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here