UP2D Bali dan Damkar Badung Gelar Simulasi Tanggap Darurat: Pastikan Layanan Pelanggan Tetap Andal dan Aman

0
254

Kegiatan simulasi penggunaan hydrant untuk memadamkan api di halaman kantor PLN UP2D Bali

 

Balinetizen.com, Denpasar

Untuk memastikan keandalan layanan ketenagalistrikan dan keselamatan objek vital nasional (obvitnas), PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali menggelar simulasi tanggap darurat bekerja sama dengan Damkar Kabupaten Badung. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapan dalam merespons insiden darurat demi menjaga kontinuitas layanan kepada pelanggan.

Kegiatan ini disupervisi langsung oleh tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Badung sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan objek vital nasional (obvitnas) di sektor kelistrikan. Simulasi dimulai dengan briefing seluruh tim terkait, kemudian dilanjutkan dengan skenario darurat berupa terjadinya kebakaran di area kantor. Dalam simulasi tersebut, dilakukan evakuasi korban, penggunaan baju tahan api oleh petugas untuk menyelamatkan orang yang terjebak di antara puing, serta pengoperasian hydrant sebagai alat bantu pemadaman awal.

Manajer PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra, menegaskan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan simulasi ini adalah untuk memastikan keberlangsungan layanan kepada pelanggan tidak terganggu, bahkan dalam situasi darurat.

“Pelanggan adalah prioritas kami. Dengan pelatihan dan simulasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh sistem dan personel siap menghadapi keadaan darurat, sehingga layanan tetap berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya.

Menurut Petrus, ketahanan sistem distribusi tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kesiapsiagaan sumber daya manusia yang mengelola sistem tersebut, khususnya dalam menghadapi risiko kebakaran atau bencana lainnya.

I Nyoman Sugiarta, S.H., selaku perwakilan Damkar Badung yang memimpin kegiatan supervisi, menyampaikan bahwa latihan seperti ini sangat penting dalam membentuk budaya keselamatan yang kuat di lingkungan kerja kritikal.

“Simulasi ini menunjukkan keseriusan UP2D Bali dalam mengutamakan keselamatan operasional yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan ke pelanggan. Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana pencegahan lebih baik daripada penanganan,” jelasnya.

Baca Juga :  Efektif kurangi volume sampah, Mesin Pengolahan Sampah  menjadi RDF di TPA Peh Segera Ditingkatkan 

Kegiatan ditutup dengan evaluasi teknis oleh Damkar Badung yang menyoroti aspek yang telah berjalan baik maupun yang perlu ditingkatkan. Hasil evaluasi ini akan menjadi dasar penyempurnaan prosedur keselamatan dan tanggap darurat di lingkungan UP2D Bali.

Sebagai bagian dari objek vital nasional, UP2D Bali berkomitmen tidak hanya dalam keandalan suplai listrik, tetapi juga dalam menjamin keamanan lingkungan kerja yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi pelanggan. (BN-rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here