Warga Denpasar Geger Penemuan Mayat Terbakar di Rumah WNA, Ini Kronologinya

0
295

 

Balinetizen.com, Denpasar 

Seorang pria berinisial AA (54) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan, dengan tubuh sebagian terbakar dan luka-luka di bagian kepala serta leher. Peristiwa ini terjadi di sebuah rumah di Jln. Gurita IV, Pondok Gurita Kapling II, Denpasar Selatan, Bali, dan pertama kali diketahui pada Sabtu malam sekitar pukul 22.53 WITA.

Kejadian tragis ini diduga merupakan tindak pembunuhan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian.

Menurut keterangan saksi berinisial BL (27), yang merupakan teman korban, sekitar pukul 22.30 WITA dirinya dihubungi oleh MN (36), seorang perempuan yang diminta oleh pemilik rumah (WNA yang sedang berada di luar negeri) untuk mengecek kondisi AA, penjaga rumah tersebut. Pasalnya, sejak pagi AA tidak merespons panggilan telepon.

Setibanya di lokasi, gerbang rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. BL kemudian meminta izin kepada tetangga korban untuk memanjat tembok agar bisa masuk. Saat masuk ke dalam rumah dan memanggil korban, tidak ada respons. Ia mendapati pintu kamar korban tidak terkunci dan menemukan asap serta api berasal dari kamar mandi.

“Saya buka pintu kamar mandi dan melihat korban dalam kondisi telungkup di lantai, tubuhnya terbakar, dan ada sebatang kayu terbakar di atas pahanya,” ujar BL.

BL dan MN kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke kepala lingkungan dan pihak Kepolisian Sektor Denpasar Selatan.

“Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan sebagian tubuh terbakar. Di tubuh korban juga ditemukan luka pada kepala, pelipis, serta luka tusukan di bagian leher. Selain itu, ada sebatang kayu yang sudah terbakar di atas pahanya,’ papar Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Selasa 27 Mei 2025.

Baca Juga :  Sambut Era Kendaraan Berlistrik, Pemprov Jatim Apresiasi Kesiapan SPKLU PLN

Jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans milik BPBD Kota Denpasar ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (RS Sanglah) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian dari Sat Reskrim Polresta Denpasar bersama dengan Polsek Denpasar Selatan, katanya telah melakukan penyelidikan mendalam. Mereka telah mengecek langsung lokasi kejadian, memeriksa rekaman CCTV di sekitar TKP, dan melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi.

“Hingga kini, penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan, namun dugaan kuat mengarah pada tindakan pembunuhan,” tandasnya.

Kasus ini menambah daftar peristiwa kriminal yang terjadi di wilayah Denpasar dan menyita perhatian publik. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat berwenang.

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here