Wida Sufianti Si Pedagang Nasi, Sisihkan Keuntungan Untuk Berbagi Saat ‘Jumat Berkah’

0
230

Wida Sufianti

Balinetizen.com, Buleleng

Wida Sufianti yang saat ini berusia 35 tahun, dikenal seorang wanita yang tangguh dan peduli kepada sesama.

Kesehariannya Wida Sufianti yang bersuamikan Syaftari D. Agus berumur 41 tahun, berjualan nasi dibilangan Jalan Srikandi, Desa Baktiseraga, Buleleng.

Wida Sufianti mengaku sangat prihatin saat pandemi covid-19, namun pasca pandemi terinspirasi untuk menggulirkan program ‘Jumat Berkah’ dengan menyisihkan keuntungan berdagang nasi untuk dibagikan saat Umat Muslim ber-Jumat’an di Masjid, seperti yang dilakukan Umat Muslim. Lainnya.

“Program Jumat Berkah dengan membagikan makanan. Hal ini sudah saya lakukan sejak dua bulann yang lalu,” terangnya, pada Kamis, (31/8/2023)

Wida Sufianti mengungkapkan bahwa Jumat Berkah ini, sebelumnya dijalankan di seputaran Singaraja, sebelum maju sebagai caleg pada Pemilu 2024 mendatang.

“Saya tinggal diperbatasan antara Kecamatan Buleleng dan Kecamatan Sukasada. Saya awali dari Singaraja, karena masjid-masjid di Singaraja banyak yang sudah melakukan program program Jumat Berkah itu. Dan kebetulan saya maju sebagai caleg. di Kecamatan Sukasada, mencoba mengembangkan cara- cara yang ada di Kecamatan Buleleng,khususnya di Singaraja.” terangnya

Menurut Wida, Jumat Berkah ini bisa menggerakkan hati umat disekitar untuk mengikuti program itu.

“Makanan yang dibagi-bagikan itu, merupakan hasil dari UMKM saya. Hanya saja jumlahnya sedikit yang bisa saya bagikan, mungkin ada yang dapat ada juga yang tidak dapat. Semoga dengan hal itu yang lainnya tergugah hatinya untuk mengikuti program ini.” harapnya,

Disamping itu juga, Jumat Berkah ini mengajarkan anak-anak sejak dini, kan ada anak anak yang malas Jumatan mungkin karna masih anak-anak. Anak-anak itu kita phbancing dengan seperti ini. Walaupun nantinya niat awal mereka hanya untuk mendapatkan sesuatu ini. Tapi dengan kebiasaan nanti bis sudah dibiasakan, lama- lama menjadi terbiasa.

Baca Juga :  KKP Bangkitkan Pelaku Usaha Perikanan dari Dampak Pandemi

“Saya merasakan sekali, h bagaimana dulu saat pandemi punya atau tidak punya itu sama rata. Di Pasca pandemi ini saya mencoba sedikit berbagi. Saya sisihkan hasil UMKM dengan berjualan nasi untuk berbagi. Pada saat pandemi merasakan sekali temen-temen yang memang benar-benar terhalang sekali dengan pandemi,” bebernya.

Iapun menyebut selalu ingat pesan Capres Prabowo Subianto, ‘Kita bisa walaupun kita tidak bisa membantu 1000 orang kita bisa meembantu 100 orang, kalaupun kita tidak bisa membantu 100 orang tapi kita bisa bantu 10 orang, dan kalaupun kita tidak bisa membantu 10 orang tapi bisa bantu 5 orang, kalaupun kita tidak bisa bantu 5 orang, dan kita tidak busa bantu disekitar, setidaknya kita berbuat baiklah kepada mereka dan tidak merugikan mereka.’

“Saya sangat tertarik dengan pesan pak prabowo, maka dari itu semua program terbit disitu dengan tujuan mengembangkan teman teman disekitar untuk mengikuti program itu.” ucap Wida Sufianti

“UMKM saya ini bergerak dibidang jualan nasi. Disamping itu saya juga menjalankan bisnis MLM yang membawa saya sampai ke luar negeri. Yang dibagikan dalmmprigram Jumat Berkah adalah berupa makanan. Makanan saya bawa hanya 50 kotak untuk saat ini. Semoga Nanti seiringnya waktu bisa lebih dari itu yang bisa dibagikan . Jika terpilih menjadi anggota DPRD nantinya program ini akan terus saya jalankan setiap minggu, dengan harapan ibu-ibu disana bisa menikmati kebersamaan tiap hari jumat. Dan bapak-bapak disana, jemaah disana jiga bisa merasakan sambil mempererat silaturahmi.” tutupnya.

Dari Ketua DPC Gerindra Buleleng Gede Harja Astawa mengaku sangat mengapresiasi upaya- upaya yang dilakukan oleh para kader Gerindra, kader PIRA,”Itu salah satu upaya yang sangat luar biasa dengan kegiatan yang sifatnya rutin, menunjukkan sebuah keikhlasan untuk berbagi. Karena kewajiban di agama manapun pasti mengajarkan untuk berbagi ketika ada rejeki.

Baca Juga :  Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Kembali Gelar Rapid Test

“Memang rejeki itu semua adalah titipan Tuhan. Mudah mudahan nanti ini bisa menjadi inspirasi bagi kader kader Gerindra. Dimana semuanya bisa mengikuti langkah Wida Sufianti, tidak harus sama tetapi substansinya membantu masyarakat.” pungkasnya. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here