Balinetizen.com, Karangasem
Sekitar 200 peserta dari berbagai klub yoga di Kabupaten Karangasem mengikuti yoga bersama di kawasan Taman Tirta Gangga, Minggu (13/9/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka Tirta Gangga Art Festival 2026 yang digelar selama sepekan, 13-19 September 2026.
Yoga bersama digelar di area sekitar taman dengan latar kolam dan air mancur Taman Tirta Gangga. Lima instruktur dari sejumlah klub yoga di Karangasem memandu ratusan peserta yang tampak antusias mengikuti setiap gerakan.
Ketua Komunitas Yoga Karangasem, I Wayan Arsiawan Adi, didampingi Sekretaris Komunitas, I Wayan Suartawa, mengatakan keterlibatan komunitas yoga merupakan bentuk partisipasi dalam menyemarakkan Tirta Gangga Art Festival 2026.
“Komunitas Yoga Karangasem ikut berpartisipasi mengisi kegiatan Tirta Gangga Art Festival 2026. Kegiatan yoga bersama ini dipusatkan di kawasan Taman Tirta Gangga,” kata Arsiawan.
Menurutnya, pelaksanaan yoga bersama juga menjadi momentum untuk memperkenalkan aktivitas yoga kepada masyarakat sekaligus menghidupkan ruang publik dan kawasan wisata melalui kegiatan komunitas.
Yoga sendiri merupakan aktivitas yang memadukan gerakan tubuh, teknik pernapasan dan relaksasi. Latihan secara rutin dapat membantu meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan dan kekuatan tubuh, sekaligus membantu mengurangi stres serta meningkatkan ketenangan dan konsentrasi.
Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Taman Tirta Gangga, Anak Agung Made Kosalia, mengapresiasi keterlibatan Komunitas Yoga Karangasem dalam rangkaian festival.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Komunitas Yoga Karangasem yang ikut memeriahkan hari ulang tahun ke-76 Taman Tirta Gangga sekaligus Tirta Gangga Art Festival 2026. Semoga ke depan kegiatan ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Kosalia menyebut Tirta Gangga Art Festival tahun ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni, tetapi juga dikemas dengan berbagai kompetisi seni dan budaya serta melibatkan pelaku UMKM.
Konsep tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya menjadikan sektor pariwisata sebagai ruang untuk menjaga keberlangsungan seni budaya sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Tirta Gangga tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga diharapkan menjadi ruang untuk melestarikan seni tradisional, mengembangkan kreativitas seni modern dan membangkitkan UMKM sebagai pendukung ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Beragam agenda akan meramaikan festival yang berlangsung hingga 19 September mendatang. Mulai dari Parade Budaya, pementasan kesenian dan festival musik hingga berbagai perlombaan.
Di antaranya lomba Barong dan Mekendang, Baleganjur, Penjor, tari-tarian, Tapel dan Ogoh-Ogoh Mini, Nyurat Lontar, Karaoke Bali, serta lomba melukis.
Ketua Panitia Tirta Gangga Art Festival 2026, Anak Agung Ngurah Surya Wirawan, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi wadah bagi seniman, komunitas, pelaku UMKM dan masyarakat untuk berkreasi sekaligus memperkuat daya tarik wisata Taman Tirta Gangga.
Tirta Gangga Art Festival 2026 sekaligus menjadi bagian dari perayaan hari ulang tahun ke-76 Taman Tirta Gangga. Festival ini diharapkan dapat menarik lebih banyak masyarakat dan wisatawan untuk menikmati perpaduan antara keindahan kawasan wisata, seni, budaya dan kreativitas masyarakat Karangasem. (tra)

