Balinetizen.com, Jembrana
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melakukan peninjauan ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Selasa (17/3/2026). Kedatangan Menhub terkait peningkatan pemudik yang melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026 yang menimbulkan kemacetan panjang hingga puluhan kilometer.
Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (17/3/2026), Menhub Dudy Purwagandhi bersama rombongan tiba di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 15.00 WITA setelah melalui perjalanan laut dari Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
Kepada awak media, Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa guna mengurai kepadatan telah dilakukan beberapa langkah, diantaranya dengan mengoperasikan kapal-kapal besar. Kemudian memaksimalkan buffer zona, dan memberlakukan TBB (Tiba, Bongkar, Berangkat).
Dengan langkah-langkah tersebut disebutnya telah mampu mengurangi kepadatan yang signifikan bahkan sekarang kepadatan hanya mencapai 8 kilometer. “Dengan langkah-langkah tersebut kepadatan sudah bisa kita urai,” ujarnya, Selasa (17/3/2026) di Pelabuhan Gilimanuk.
Selanjutnya Menhub menghimbau para pengusaha khususnya yang bergerak dibidang transportasi untuk mematuhi SKB (Surat Keputusan Bersama). Karena salah satu penyebab terjadinya kepadatan masih adanya kendaraan sumbu tiga keatas yang beroperasi.
Sementara itu berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam (periode 16 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-5 tercatat jumlah trip di Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 251 trip.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada mencapai 76.495 orang atau naik 2,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 74.321 orang.
Untuk kendaraan roda dua yang telah menyeberang ke Jawa mencapai 14.398 unit atau turun 6,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yaitu 15.396 unit. Kendaraan roda empat mencapai 6.350 unit atau turun 4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 6.615 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 1.339 unit atau turun 6,1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.426 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 938 unit atau naik 24,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 751 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 23.025 unit yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk atau turun 4,8 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 24.188 unit.
Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa dari Pelabuhan Gilimanuk mulai dari H-10 sampai H-5 tercatat 309.135 orang atau naik 0,7 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 306.839 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 97.787 unit atau naik 2,8 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 95.080 unit.
Sementara total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 21.200 orang atau naik 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.998 orang.
Kendaraan roda dua mencapai 481 unit atau naik 13,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 423 unit. Kendaraan roda empat mencapai 1.697 unit atau naik 5,1 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.614 unit.
Kemudian, total truk yang menyeberang mencapai 783 unit atau turun 38,3 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.270 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 547 unit atau naik 16,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 468 unit.
Total seluruh kendaraan tercatat 3.508 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-5 atau turun 7,1 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 3.775 unit. Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali dari Pelabuhan Ketapang mulai dari H-10 sampai H-5 tercatat 148.673 orang atau naik 3,2 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 144.002 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 29.580 unit atau naik 4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 28.446 unit. (Komang Tole)

