Alun-Alun Ditutup, Malam Tahun Baru di Jembrana Tanpa Terompet dan Kembang Api

0
731

 

Balinetizen.com, Jembrana

 

Perayaan pergantian tahun baru 2022, Jumat (31/12/2021) malam di Kabupaten Jembrana tanpa terompet dan kembang api. Aktivitas warga di sejumlah fasilitas umum juga tidak terlihat di malam penghujung tahun 2021.

Pantauan Jumat (31/12/2021) malam, alun-alun (lapangan) Negara dan Dauhwaru, Taman Pecangakan serta gedung Bung Karno (Twin Tower) nampak sepi. Padahal di hari-hari biasa terlebih hari Minggu atau libur, lokasi di tengah kota ini selalu ramai dikunjungi warga.

Sejumlah petugas diterjunkan untuk mengawasi maupun melakukan pengamanan diareal tersebut. Bahkan juga pecalang (petugas keamanan Desa Adat di Bali) seperti di Alun-Alun Negara.

Memasuki pukul 22.00 Wita, kendaraan yang melintas di jalan- jalan protokol seputaran Kota Negara mulai melandai. Sejumlah toko dan toko modern mulai tutup. Demikian halnya pelaku usaha diareal Angkringan Negaroa Bahagia di Terminal Baluk.

Menurut salah.seorang petugas dari Dinas Perhubungan Jembrana, Made Dwi, pedagang yang berjualan diareal Angkringan Negaroa Bahagia sudah tutup sebelum pukul 22.00 Wita.

Semakin malam suasana Kota Negara mulai terlihat sepi. Tidak terlihat adanya konvoi sepeda motor maupun bunyi trompet. Hanya sesekali terdengar suara ledakan kembang api menjelang detik-detik pergantian Tahun Baru.

Sebelumnya, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan merujuk Inmendagri 66 tahun 2021, pelaku usaha atau UMKM menjelang pergantian malam tahun baru masih bisa beraktivitas. Namun dibatasi sampai pukul 22.00 Wita.

Dan sambungnya, sesuai Inmendagri semua pusat aktivitas termasuk alun-alun ditutup guna menghindari kerumunan yang dapat memicu terjadinya kasus Covid-19. (Komang Tole)

Baca Juga :  Pelatihan E-Surat Dan TTE Sasar Tingkat SD, Dinas Kominfosanti Buleleng Target Tuntas Di Tahun 2026 Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here