Cegah Penularan, Ratusan Ternak Sapi Divaksin LSD

0
141

Balinetizen.com, Jembrana –

 

Petugas Keswan-Kesmavet pada Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Pemkab Jembrana, melakukan vaksinasi massal terhadap ternak sapi, Selasa (20/1/2026). Upaya ini sebagai langkah pengendalian sekaligus memutus mata rantai penyebaran kasus Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit berbenjol pada ternak sapi.

“Hari ini total ada 160 ekor sapi yang sudah divaksin,” ujar Kabid Keswan-Kesmavet pada Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (Peringan) Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, Selasa (20/1/2026).

Disebutnya vaksinasi massal perdana ini menyasar ternak sapi di wilayah Zona Tertular di dua kecamatan, yakni Kecamatan Negara di Kelurahan Baler Bale Agung dan Desa Baluk. Sedangkan di Kecamatan Melaya di Desa Manistutu

“Di dua kecamatan capaiannya masing-masing 80 ekor sapi,” imbuhnya.

Target vaksinasi masal menurutnya menyasar ternak sapi di 5 desa dan 1 kelurahan yang telah positif terjangkit LSD mengingat jumlah bantuan vaksin yang diterima sangat terbatas. “Target kami di Zona Tertukar dulu. Per desa minimal 50 persen sesuai dengan estimasi yang ada di desa,” ungkapnya.

Akan keterbatasan vaksin, pihaknya telah menyampaikannya langsung kepada Sekda Jembrana. “Pihak Kementerian akan memberikan bantuan lagi, malah sudah menyiapkan vaksin sebanyak 6 ribu dosis. Mudah-mudahan bisa segera disalurkan,” harapnya.

Selain melakukan vaksinasi, pihaknya juga memberikan vitamin dan spraying disinfektan termasuk edukasi kepada para peternak sapi terkait kebersihan lingkungan kandang sebagai antisipasi penyebaran LSD. (Komang Tole)

Baca Juga :  "Lockdown" dicabut, aktivitas bisnis zona euro melonjak pada Juni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here