Dari Jakarta hingga Bali, JEC Eye Hospitals & Clinics Unggul di Top Brand Award 2025

0
366

 

 

 

Balinetizen.com, Denpasar

 

Jaringan rumah sakit dan klinik mata terbesar di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics, meraih Top Brand Award 2025 untuk kategori Rumah Sakit Mata.

Berdasarkan survei Frontier Group bersama Majalah Marketing, JEC mencatat Top Brand Index (TBI) tertinggi 43%, unggul signifikan dibandingkan kompetitor, sekaligus mempertegas posisinya sebagai eye care leader tepercaya di Tanah Air.

Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Titin Prihatiningsih, SE, MARS, CMA, selaku Director of Human Capital & General Affair JEC Eye Hospitals and Clinics, dalam acara penganugerahan di Jimbaran, Bali.

“Raihan Top Brand Award 2025 ini menjadi pengakuan luar biasa atas dedikasi JEC selama 41 tahun melayani masyarakat. Kepercayaan pasien adalah aset berharga yang kami jaga melalui kualitas layanan, sumber daya yang mumpuni, keahlian medis, dan implementasi inovasi teknologi terdepan” ungkapnya, Selasa (12/8/2025).

Dari total 16 cabang JEC di 13 kota dan 7 provinsi, Klinik Utama Mata JEC Bali @ Denpasar turut berperan penting dalam pencapaian ini. Sejak beroperasi pada awal 2022 di Jl. Teuku Umar Barat, Denpasar Barat, JEC Bali melayani pasien lokal, ekspatriat, hingga wisatawan asing—bahkan 40% pasiennya berasal dari luar negeri.

Mengusung konsep healing with a view, JEC Bali menyediakan layanan komprehensif seperti bedah katarak, LASIK & SMILE, vitreoretina, glaukoma, dry eye, hingga okuloplasti dan rekonstruksi, setara standar internasional.

Survei Top Brand 2025 melibatkan 12.000 responden di 15 kota besar melalui wawancara langsung dan online. Predikat Top Brand hanya diberikan pada merek yang unggul di tiga indikator:

1. Top of Mind Share – merek pertama yang diingat konsumen

2. Top of Market Share – merek yang paling banyak digunakan

Baca Juga :  Kapolsek Seririt Made Uder, Ingatkan Purna Bakti Jaga Nama Baik Institusi Polri Di Masyarakat

3. Top of Commitment Share – merek yang ingin digunakan kembali di masa depan.

Skor 43% yang diraih JEC menunjukkan penguasaan di ketiga indikator tersebut.

Sejak berdiri, JEC telah melakukan lebih dari 250.000 operasi katarak dan 150.000 tindakan LASIK dan SMILE, menjadi pelopor teknologi kesehatan mata di Indonesia, termasuk LASIK (1997), SMILE PRO (2022), dan Femtosecond Laser Assisted Cataract Surgery (2012).

JEC juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial, seperti program Bakti Katarak JEC yang telah membantu sekitar 4.000 pasien kurang mampu secara gratis.

JEC tengah memfinalisasi pembangunan rumah sakit mata bertaraf internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi medical tourism kelas dunia.

“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas layanan, dan berkontribusi bagi kemajuan oftalmologi di Indonesia,” tutur Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC.

Dengan rekam jejak prestasi dan jaringan luas, JEC Eye Hospitals and Clinics semakin mengukuhkan diri sebagai pilihan utama masyarakat untuk perawatan kesehatan mata berstandar internasional.(ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here