Edukasi Lingkungan: Kapolsek Denpasar Selatan Gencarkan Pengelolaan Sampah

0
260
Polsek Denpasar Selatan telah mengadakan sosialisasi yang sangat penting tentang pengelolaan sampah. Acara ini berjudul "Jaga Lingkungan Hidup dengan Mengelola Sampah yang Baik" dan diadakan di salah satu rumah warga di Banjar Kepisah pada hari Sabtu, 30 September 2023.

 

Balinetizen.com, Denpasar-

Polsek Denpasar Selatan telah mengadakan sosialisasi yang sangat penting tentang pengelolaan sampah. Acara ini berjudul “Jaga Lingkungan Hidup dengan Mengelola Sampah yang Baik” dan diadakan di salah satu rumah warga di Banjar Kepisah pada hari Sabtu, 30 September 2023.

Dalam acara ini, Kapolsek Densel AKP Ida Ayu Made Kalpika Sari, S.E., M.H., didampingi oleh Kepala Lingkungan Banjar Kepisah Kadek Ivan Irmawan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pedungan, dan Polisi Banjar, memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi produk multifungsi, seperti eco enzim dan pupuk kompos, dengan tujuan meminimalisir sampah rumah tangga. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan praktek langsung tata cara pembuatan eco enzim dan pupuk kompos.

Eco-enzyme adalah cairan serbaguna yang dibuat melalui proses fermentasi sampah organik selama tiga bulan. Bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan eco-enzyme antara lain gula jawa atau gula pasir, sisa sayuran, buah-buahan, dan air. Eco-enzyme dapat digunakan sebagai pupuk alami, pestisida alami, untuk menjernihkan sungai atau kolam, serta sebagai cairan pembersih rumah.

Kompos adalah bahan-bahan organik, seperti sampah rumah tangga, yang telah mengalami proses pelapukan karena adanya interaksi antara mikroorganisme atau bakteri pembusuk yang bekerja dalam bahan organik tersebut. Dalam proses ini, diperlukan Aktivator, seperti EM4, yang akan mengaktifkan kerja organisme pengurai, sehingga mempercepat proses pembusukan dan penguraian bahan organik. Hasilnya adalah pupuk organik berkualitas tinggi.

Pengolahan sampah rumah tangga menjadi kompos memiliki manfaat ganda. Selain mengatasi masalah sampah rumah tangga, ini juga menghasilkan pupuk organik yang sangat bermutu. Dengan demikian, masyarakat dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan memanfaatkan kembali sumber daya alam secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Pohon Tumbang di Nusa Dua, Mobil dan Ambulans Rusak Parah

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here