Focus Group Discussion, Ipat minta OPD Realisasikan Potensi Dengan Akurat

0
262

Keterangan foto: Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pembangunan (Bappeda Litbang) Kabupaten Jembrana melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) pengembangan potensi sumberdaya unggulan daerah melalui program destination branding kabupaten jembrana, Rabu (21/4) di kantor bappeda litbang Kabupaten Jembrana/MB

Jembrana (Balinetizen.com) –

Guna mengembangkan potensi sumberdaya unggulan daerah, pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pembangunan (Bappeda Litbang) Kabupaten Jembrana melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) pengembangan potensi sumberdaya unggulan daerah melalui program destination branding kabupaten jembrana, Rabu (21/4) di kantor bappeda litbang Kabupaten Jembrana.

Dihadiri oleh Wakil Bupati Jembrana, Gede Ngurah Patriana Krisna didampingi oleh Kepala Bappeda litbang Jembrna Ketut Swijana, diskusi grup yang diikuti oleh seluruh kepala OPD Kabupaten Jembrana menghadirkan Direktur Pemasaran Indonesia Creative Cities Network (ICCN) atau jejaring kota/kabupaten kreatif Indonesia, Ida Bagus Agung Gunartawa selaku pemapar program.

Menurut swijana potensi unggulan kabupaten harus dipetakan dan kemudian di peringkatkan untuk mendapatkan potensi yang menjadi skala prioritas untuk digali lebih jauh. “Salah satu cara memetakan potensi daerah adalah melalui program destination branding untuk mengembangkan Jembrana sebagai sebuah destinasi penting melalui pengelolaan sumberdaya serta pengembangan produk yang bermuara pada tata kelola destinasi,” ucap Swijana.

Wakil Bupati Jembrana, Gede Ngurah Patriana Krisna menyebutkan sejak otonomi daerah digulirkan, pemerintah daerah mendapatkan kewenangan kebijakan. Diharapkan pelaksanaan otonomi daerah dapat memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, mengakomodasi partisipasi masyarakat dan mendorong kemandirian daerah dalam penyusunan program pembangunan yang lebih sesuai engan kebutuhan daerah.

Menurutnya, permasalahan ekonomi akibat dari pandemi masih menjadi permasalahan dan tantangan pembangunan yang menjadi prioritas penanganan. Untuk itu kepala OPD diharapkan memberikan atensi serius pada FGD yang dilaksanakan. “Kepala OPD saya minta menyimak dan menganalisa pemaparan secara akurat sehingga nanti apa yang menjadi potensi unggulan dapat direalisasikan, integrasikan dan rencanakan secara akurat dan aktual,” ucap Ipat. RED-MB

Baca Juga :  Pemkab Klungkung Terima Hibah 3.790 Kotak Suara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here