Gubernur Bali Koster Sebut Arak Bali Tembus Ekspor China

0
228

 

Balinetizen.com, Buleleng

Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi penyelenggaraan Lomba Mixology Arak Bali. Mengingat Arak Bali telah merambah manca negara, dan malahan China memesan khusus Arak Bali. Artinya Arak Bali kini melesat jauh dari sekadar minuman tradisional warisan leluhur. Arak Bali telah menjelma menjadi ikon ekonomi kerakyatan yang mendunia.
Demikian ditegaskannya saat membuka Grand Final Lomba Mixologi Arak Bali di Taman Bung Karno, Singaraja, pada Jumat (20/6/2025).

Tampak hadir diacara bergengsi serangkaian Bulan Bung Karno di bulan Juni 2025 ini, diantaranya Wakil Gubernur Bali, Giri Prasta para anggota DPR RI fraksi PDIP Dapil Bali yakni Kariyasa Adnyana, Adi Wiryatama, Sudirta, dan lainnya, Bupati Tabanan Sanjaya, Ketua DPRD Bali Dewa Mahayadnya dan anggota fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali, Bupati Sutjidra dan Wakil Bupati Buleleng Supriatna, Ketua Dewan Buleleng Ngurah Arya dan anggota fraksi PDIP DPRD Buleleng, pengurus DPD Bali dan DPC PDIP Buleleng serta undangan lainnya.

Iapun menyebut Arak Bali kini capaiannya luar biasa sejak diberlakukannya Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 yang diundangkan pada 29 Januari 2020 lalu.

“Regulasi ini menjadi tonggak kebangkitan dunia per-arakan Bali. Kalau sebelumnya Arak Bali sempat dicap negatif dan diburu oleh aparat karena belum memiliki legalitas.

“Namun kini, setelah pengrajin Arak Bali melakukan riset. Al hasil Arak Bali mampu bersaing dengan minuman lainnya, baik whisky, brandi, sake serta minuman beralkohol lainnya. Malahan sekarang sudah keluar 65 brand produk Arak Bali dengan kemasan sangat bagus, dengan harga variatif, bahkan ada yang harganya Rp 700 ribu,” papar Koster dengan senyum sumringah.

Lebih lanjut dikatakan sebanyak 14 brand Arak Bali telah dipasarkan di etalase duty free Angkasa Pura di terminal keberangkatan di bandara internasional Ngurah Rai Bali.

Baca Juga :  Satpol PP Tertibkan Masyarakat Yang Kepergok  Membuang Sampah Tidak Pada Tempatnya

“Arak Bali laku keras dipasaran. Selain kemasannya bagus dan juga rasanya enak,” ungkap Koster di aplaus tepuk tangan para hadirin yang memadati Taman Bung Karno Singaraja.

Koster juga mengatakan
PT Lovina Industri milik Pak Yuli di Kelurahan Banyuning, Singaraja telah memproduksi arak berkualitas tinggi dan kini sedang dalam proses ekspor ke Tiongkok untuk memenuhi orderan.

“Patut dibanggakan juga bahwa China memilih Arak Bali setelah melakukan pengujian minuman beralkohol di berbagai negara. Dimana dari sekian minuman yang diuji, yang dipilih justru Arak Bali,” jelasnya.

“Jadi kini, Arak Bali bukan hanya diakui sebagai minuman legal, tapi juga sebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Sehingga gerakan Mixology Arak Bali mencerminkan Marhaenisme, ideologi kerakyatan yang mengangkat derajat rakyat kecil,” pungkas Koster. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here