Tiga Organisasi Suarakan Krisis Lingkungan dan HAM Lewat Aksi Grubug Agung di Denpasar

0
59

 

Balinetizen.com, Denpasar

 

Tiga organisasi pembela hak asasi manusia (HAM) dan lingkungan hidup menggelar aksi simbolik bertajuk “Grubug Agung, Pulihkan Bali dan Indonesia” di depan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, Senin (6/7/2026). Aksi ini menjadi bentuk keprihatinan terhadap berbagai persoalan yang dinilai tengah mengancam kelestarian lingkungan, hak asasi manusia, hingga kondisi ekonomi nasional.

Tiga organisasi yang terlibat dalam aksi tersebut yakni Front Demokrasi Perjuangan Rakyat Bali (Frontier Bali), Komite Kerja Advokasi Lingkungan (KEKAL), dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI Bali).

Sekjen Frontier Bali, I Wayan Sathya Tirtayasa menjelaskan tema “Grubug Agung” dipilih untuk menggambarkan kondisi Bali dan Indonesia yang dinilai sedang berada dalam situasi kritis. Melalui aksi simbolik tersebut, mereka mengajak masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama melakukan pemulihan terhadap berbagai persoalan yang terjadi.

Dalam aksi yang dikemas teatrikal itu, para peserta menyoroti buruknya tata kelola sektor pariwisata di Bali. Menurut mereka, perkembangan industri pariwisata yang semakin masif telah memicu tingginya kebutuhan lahan dan sumber daya air sehingga berdampak pada degradasi lingkungan hidup.
Selain persoalan lingkungan, mereka juga menilai negara belum maksimal dalam memberikan perlindungan kepada para pejuang HAM dan pejuang lingkungan hidup. Berbagai bentuk intimidasi maupun kekerasan terhadap para pembela HAM dan lingkungan disebut masih terus terjadi.

Tak hanya itu, aksi tersebut juga menyoroti kondisi ekonomi nasional, mulai dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Melalui aksi “Grubug Agung, Pulihkan Bali dan Indonesia”, ketiga organisasi berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata dalam memperbaiki tata kelola pembangunan, melindungi pejuang HAM dan lingkungan hidup, serta menghadirkan kebijakan ekonomi yang berpihak kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sekaa Gong Wanita Karang Asti Komala Duta Badung di PKB ke-47, Penuh Pesona dan Energik

Aksi simbolik berlangsung di kawasan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, dengan membentangkan berbagai poster dan menyampaikan pesan-pesan yang menyerukan penyelamatan lingkungan, penegakan HAM, serta pemulihan kondisi Bali dan Indonesia. (Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here