Wamen Diktisaintek, Fauzan Di Undiksha : Dorong Kolaborasi Kampus Tangani Masalah Pendidikan Dan Sosial

0
159

Balinetizen.com, Buleleng –

 

Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd mendorong perguruan tinggi membentuk konsorsium National Foundation Skills Indonesia, guna memperkuat kolaborasi dalam menangani berbagai persoalan pendidikan dan sosial di masyarakat.
Hal itu disampaikan dalam diskusi akademik di Universitas Pendidikan Ganesha, pada Senin (9/3/2026). Yangmana diskusi ini, dihadiri pimpinan perguruan tinggi se-Bali penyelenggara program studi kependidikan beserta para dekan.

Kehadiran Wamen Diktisaintek, Fauzan Di Undiksha bersama Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof. Apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D mengatakan pembentukan konsorsium tersebut, sejalan dengan semangat program Diktisaintek Berdampak yang mendorong perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Konsorsium ini penting agar perguruan tinggi dapat berbagi pengalaman, praktik baik, dan sumber daya sehingga program yang dihasilkan benar-benar memberikan dampak,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan kolaborasi tersebut juga dapat memperkuat kapasitas riset dan inovasi perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

“Konsorsium juga dapat menjadi pengalaman sekaligus modal bargaining power bagi perguruan tinggi Indonesia dalam membangun kerja sama dengan dunia industri, baik di dalam maupun di luar negeri,” terangnya.

Iapun menyoroti masih adanya siswa di tingkat sekolah menengah yang mengalami kesulitan membaca dan berhitung.

“Kami mengapresiasi langkah Universitas Pendidikan Ganesha yang melalui Fakultas Ilmu Pendidikan melakukan intervensi literasi dan numerasi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng. Gerakan ini, kami harapkan dapat terus dilanjutkan dan diperluas melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi lainnya,” ucapnya

Iapun menekankan, pembentukan konsorsium ini juga diharapkan dapat mendorong perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih besar dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk isu lingkungan seperti pengelolaan sampah.

Baca Juga :  Vila Yoga di Gianyar Dijadikan Sarang Narkoba, 3 WNA Filipina Di tangkap Satu Diburu

“Untuk itu, perguruan tinggi didorong pula membentuk kelompok-kelompok riset sesuai dengan bidang kepakaran masing-masing,” tandas Fauzan.

Sementara itu, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha, I Wayan Lasmawan, menyatakan kampusnya berkomitmen mendukung pembentukan konsorsium bersama perguruan tinggi lainnya. Guna merumuskan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional.

“Kolaborasi antarperguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk mendorong kemajuan Indonesia di berbagai sektor pembangunan,” pungkasnya. GS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here