Abu Gunung Raung Dirasakan Hingga di Jembrana

0
305
Situasi di RSU Negara.

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Dampak abu vulkanik dari aktivitas Gunung Raung di Jawa Timur dirasakan hingga ke Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis (11/2).

Beberapa warga mengaku merasakan perih pada mata saat mengendarai sepeda motor. Tidak hanya pengendara sepeda motor, sejumlah warga khususnya yang tinggal di Kota Negara harus menyapu berulang-ulang lantaran lantai teras rumahnya terasa kasar.

“Debunya kasar. Setelah disapu warnanya agak kehitaman. Mungkin bener, ini abu dari Gunung Raung di Jawa Timur” ujar Ayuk, salah seorang warga dari Kelurahan Lelateng, seputaran Kota Negara.

Di rumah sakit umum (RSU) Neara, tenaga kebersihan harus bekerja ekstra membersihkan debu agar tidak menggangu pasien. Abu vulkanik erupsi gunung raung sangat dirasakan di lantai tiga RSU Negara.

“Biasanya dua kali, pagi dan sore karena siang masih bersih. Tadi belum siang sudah kotor” terang Made Dwi, salah seorang tenaga kebersihan RSU Negara.

Bahkan lanjutnya, untuk membersihkan debu dirinya harus bergotong royong dengan teman-teman tenaga kebersihan lainnya khususnya di lantai dua, tiga dan lorong di lantai empat.

“Hari ini paling banyak. Belum satu jam sudah nyapu lagi. Kemarin masih mending” imbuh Ni Made Ika, petugas kebersihan lainnya.

Plt Dirut RSU Negara dr. Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan bahwa keberadaan debu sampai saat ini tidak mengganggu kerja pegawai maupun pasien.

“Supaya cepat dibersihkan dengan bergoyong royong. Katanya debu Gunung Raung di Jawa Timur” ujar Oka Parwata yang Kadis Kesehatan Jembrana.

Disebutnya debu atau abu vulkanik dalam jumlah tertentu bisa berpengaruh pada gangguan saluran pernapasan atau bahkan sesak atau ispa. Untuk itu pihak RSU Negara sudah mensosialisasikan agar selalu menggunakan masker. Termasuk kepada pengunjung rumah sakit. (Komang Tole)

Baca Juga :  Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat, Wabup Suiasa Hadiri HLUN Ke-27 Tahun 2023

 

Editor : Mahatma Tantra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here