APPMI Bali Luncurkan Tren Fesyen 2026 Lewat Bali Fashion Tendance Bertema Pradha Svargi

0
241

 

 

Balinetizen.com, Denpasar 

Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Provinsi Bali bakal menggelar Bali Fashion Tendance 2026.

Dengan tema Pradha Svargi yang memiliki arti masa keemasan dalam industri fesyen mendatang, Bali Fashion Tendance 2026 berkomitmen menghadirkan koleksi yang merujuk pada trend forecast 2026.

Hal ini diungkap, Ketua Umum APPMI Bali Drs. Tjokorda Gde Abinanda Sukawati, M.Sn. atau biasa disapa Tjok Abi.

Ia menjelaskan bahwa event Bali Fashion Tendance 2026 diharapkan dapat menjadi melting port budaya, ekonomi dalam pelestarian wastra indonesia.

Khusus di tahun ini, pihaknya mengaku membuat transformasi Bali Fashion Tendance 2026 menjadi lebih inklusif.

Untuk itu pihaknya menggandeng banyak desainer dari luar Bali serta mengundang beberapa Kementerian yang membawahi industri fesyen seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

Tjok Abi menjelaskan, Bali Fashion Tendance 2026 merupakan program rutin APPMI Bali dengan tujuan melaunching fashion trend forecast terkini dalam bentuk visual koleksi yang digelarkan.

“Agar nantinya bisa menjadi pedoman dalam industri fesyen, terutama di Bali. Pun juga untuk bisa mendorong percepatan dan peningkatan ekonomi dalam industri fesyen,” jelas Tjok Abi, Jumat 11 Desember 2025, di Institut Seni Indonesia (ISI) Bali.

Ketua Panitia Bali Fashion Tendance 2026, Aam Hamada mengungkapkan, event akan digelar dalam dua hari pada 19 dan 20 Desember 2025 di ISI Bali.

“Event bakal dimulai pukul 15.00 WITA di Citta Kelangen ISI Bali,” ungkap Aamiin Hamada.

Saat ini tren peningkatan dunia fesyen terus meningkat diangka 20 – 30 persen secara nasional. Hal ini, kata dia tentu saja berdampak positif khususnya pasca pemerintah melarang thrifting (pembelian pakaian bekas).

Karena itu ia optimis jika industri fesyen akan terus membawa tren peningkatan yang positif.

Baca Juga :  Tanggapi Himbauan Pemerintah Terkait Pandemi Covid-19, Karya Padudusan di Pura Bukit Bitra Dibatalkan

Untuk Bali Fashion Tendance 2026 sendiri dijelaskan, akan dibagi dalam 3 kategori yaitu kidz/teen, member APPMI Bali dan desainer luar Bali.

Dalam kesempatan itu, desainer ternama ini juga memastikan Bali Fashion Tendance 2026 akan melibatkan 30 desainer dan puluhan model.

Bali Fashion Tendance 2026 kali ini didukung oleh Basundhari Hardy, PT Kekean Primanda lndonesia, dan ISI Bali.

Desainer dan Lembaga diluar member APPMI Bali yang turut partisipasi di Bali Fashion Tendance 2026  yaitu, Icha Key 3G USA, Donnahue by Tanti, Telkom University, SMKN 1 Sambi Boyolali, Bank Jatim, SMKN 1 Sambirejo Sragen, SMKN 1 Donorojo Pacitan, Adi Sufrianto, BFE Management, Metamorph by Zack, Bali Citra Kebaya, Omah Jahit Fir by Andiri, MR. A, Boy Barja, Dan DeVastra.

Member APPMI Bali sendiri yang turut meramaikan Bali Fashion Tendance 2026 diantaranya, Tjok Abi, Tude Togog, Aam Hamada, Monica Mohindra, Dika Saskara, Andika, Shima , Agung Kresna Vindari, Anggasari, Ayu Dewi, Nita Susianita , Krisna Gani, Dode Moneko, dan Inggi Kendran.

 

(Jurnalis : Tri Widiyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here