Balinetizen.com, JembranaÂ
Musibah kebakaran terjadi di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Rumah salah seorang warga Desa Melaya, Made Yasa (66), terbakar, Kamis (28/8/2025) pagi.
Dibantu warga sekitar, api dapat dipadamkan sehingga tidak meluas. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong.
Dari informasi peristiwa kebakaran pertama kali dilihat saksi Ni Ketut Winasih (57), tetangga korban (pemilik rumah). Saksi sekitar pukul 07.30 melihat kepulan asap keluar dari atap rumah korban. Saat itu ia berada di teras depan rumahnya. Sementara rumah korban dalam keadaan kosong. Pemilik rumah sekitar pukul 06.30 sudah berangkat ke Pure Puseh setempat untuk melakukan persembahyangan.
Melihat kepulan asap semakin membesar dan disertai letupan kecil, saksi berteriak minta tolong. Tidak berselang lama datang saksi Wayan Ruka (60) bersama warga lainnya dan langsung memadamkan api dengan alat seadanya. Sementara warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Jembrana.
Petugas Damkar tiba di lokasi sesaat setelah titik api berhasil dipadankan warga. Petugas selanjutnya melakukan pendinginan memastikan tidak ada bara api yang tersisa. Selain daun jendela, api telah merembet ke plafon rumah.
Dari kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp.10 juta. Karena selain teras rumah bagian belakang berukuran 1,20X3 meter, api juga membakar meja kayu dan sejumlah sarana persembahyangan. Dugaan sementara kebakaran disebabkan api dupa.
Kapolsek Melaya AKP I Ketut Sukadana, Kamis (28/8/2025), membenarkan kejadian kebakaran tersebut. “Saat peristiwa terjadi pemilik rumah sedang melakukan persembahyangan ke Pura Puseh,” ujarnya. (Komang Tole)

