Balinetizen.com, Denpasar
ADALAH I Gusti Ngurah Erlangga Bayu R.P., SE, MBA, seorang wirausahawan muda kini tampil sebagai anggota KPID Bali periode masa jabatan 2024 – 2027.
Angga begitu akrab disapa dalam pergaulan kesehariannya. Dia tampil sebagai anggota KPID Bali setelah dilantik oleh Sekertaris Daerah Bali, I Dewa Made Indra, di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, (15/7) lalu.
Tentunya, melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) berdasarkan keputusan Gubernur Bali Nomor 591/03-E/HK/2026 tentang perubahan atas keputusan Gubernur Bali Nomor 249/03-E/HK/2025 tentang Anggota KPID Bali Periode 2025 – 2028.
Dosen Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) ini mengakui akan memanfaatkan peluang dan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya meskipun tampil dipertengahan jalan sebagai anggota KPID Bali. “Saya tentunya akan berusaha beradaptasi dengan sistem yang sudah berjalan di KPID Bali selama ini, ” ujarnya.
Selian itu, pemain bass dari grup musik Bal, yakni [XXX] atau Triple X ini berharap dapat memberikan kontribusi yang positif dan signifikan terhadap kinerja KPID Bali dalam mengembangkan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat melalui dunia informasi penyiaran publik kekinian tersebut ke depannya. “Saya akan berusaha menciptakan ruang edukasi, edukatif dan solutif dalam KPID Bali meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, ” tegaanya
Hrapan itu secara konkrit bukanlah sekadar wacana semata, kenapa ? Ini dapat disimak dari jenjang karirnya selama ini
Mulai dari kiprahnya dalam dunia akademik pun kini tercatat sebagai Dosen Tidak Tetap untuk kelas Manajemen Internasional di Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar. Dimana, dia fokus mengajar pada strategi bisnis global, komunikasi lintas budaya, serta transformasi digital dalam
industri media dan bisnis.
Tak hanya itu, dimana dunia berbasis teknologi digital sudah menjadi bagian dari proses kreatifnya dalam membangun dan sekaligus mengembangkan potensi dirinya sebagai upaya menciptakan nilai ekonomis untuk keluarga dan penghidupan masa depannya.
Bahkan, Angga telah memulai karirnya dari dunia entertainment profesional sejak 2005, kemudian, memperluas kiprahnya dalam manajemen event sejak 2009.
Selanjutnya di tahun 2012, ia pun telah mengelola berbagai perusahaan, termasuk di bidang energi terbarukan dan teknologi, yang membentuk wawasan strategisnya dalam manajemen bisnis, digitalisasi, dan inovasi media.
Tak hanya itu, dia pun telah tampil sebagai pembicara dalam beragam seminar dan workshop berbasis teknologi informasi digital dan juga usahanya tersebut telah diapresiasi dengan sejumlah penghargaan di bidang terkait. Disamping itu, dia juga sempat terlibat sebagai Produser dalam penggarapan Film Kolosal Jejak Leluhur tahun 2012
Pria lajang ini pun aktif mempelajari dan mengikuti perkembangan Digital Marketing, Data Science, Artificial Intelligence (AI), hingga Blockchain.
Berkat pemahaman mendalam terhadap
teknologi inilah sangat yakin mampu memperkuat visinya dalam mengoptimalkan pengawasan penyiaran berbasis AI serta pemanfaatan data science untuk analisis tren media dan strategi komunikasi digital.
Komitmennya sebagai anggota KPID Bali adalah menjaga independensi dan profesionalisme dalam pengawasan penyiaran, serta memastikan KPID Bali dapat menjalankan tugasnya dengan inovasi, transparansi, dan keberpihakan pada kepentingan publik.
“Saya berharap keberpihakan KPID Bali ke depan mampu menyentuh kepentingan publik secara nyata dan berkelanjutan,” harapnya (rls)

