Ketut Sri Maryati, Sosok Tangguh Kartini Bali, Ingin Jadikan COCO Group ‘Go Internasional’

0
531
Kenali sosok Kartini inspiratif asli Bali, Ketut Sri Maryati,

Balinetizen.com, Denpasar-

 

Kenali sosok Kartini inspiratif asli Bali, Ketut Sri Maryati, Owner Coco Group yang memulai usaha rintisan sebuah toko baju Billabong pada tahun 1998, kini berkembang memiliki 120 gerai, 22 Restoran, 6 hotel dan villa, 1 SPBU, 1 BPR dan di seluruh Bali.

“Peran strategis seorang ibu yang harus membesarkan anak dan turut mendukung gerak langkah suami, sebab dibalik kesuksesan suami terdapat seorang istri yang hebat,” tutur Ketut Sri Maryati @Maryati909, Founder Coco Group saat live instageram di akun @toyadevasya untuk memperingati Hari Kartini 2020 pada Selasa (21/4/2020).

Menurut Ketut Sri Maryati @Maryati909 , sebagai seorang perempuan pewirausaha berbagai tantangan sudah dilewati, mulai dari tragedi Bom Bali 1 dan 2 serta saat fenomena Gunung Agung akan meletus, seluruh bisnis pariwisata pasti terkena imbasnya, “Namun yang paling mengguncangnya adalah saat pandemi virus covid-19, ini yang terberat buat kami,” tuturnya

“Bagaimana tidak, rencana panjang yang telah Coco Group susun untuk bisa melangkah di lantai bursa dengan menjual kepemilikan saham ke publik atau IPO (initial public offering) menjadi kandas,” terangnya dengan suara lirih.

Namun, dirinya mengaku tetap optimis dalam menghadapi cobaan itu, “Kami melakukan roadmap alternatif berupa penundaan waktu IPO, Tekad kami menjadikan COCO Group sebagai perusahaan ritel pertama yang ‘go internasional’, untuk itu kedepan, kami sedang menyiapkan tenaga-tenaga profesional yang mumpuni dan kompeten untuk membantu manajemen perusahaan,” tambahnya menggebu-gebu.

Putu Astiti Saraswati, CEO Toya Devasya @putume yang menjadi host dalam live Instagram tersebut merasa tersanjung dengan kehadiran figur tangguh Kartini Bali di dalam diskusi itu.

“Untuk menghadapi situasi ini, kita harus selalu terkoneksi satu sama lain, hadapi dengan tenang dan saling share sesuatu yang positif dan bisa melakukan adaptasi disetiap perubahan, kita sebenarnya tetap bisa melanjutkan kehidupan cuma harus dengan cara yang lain, ‘social distancing’ dan ‘physical distancing’, tetaplah semangat,” pungkas perempuan berparas ayu ini.

Baca Juga :  Sekda Alit Wiradana Pimpin Apel Serangkaian Hut Ke-14 Tahun BPBD Kota Denpasar

 

Pewarta : Hidayat
Editor : Mahatma Tantra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here